Digiplus mempercepat ekspansi jaringan ritelnya dengan membidik 150 gerai hingga akhir 2026. Tak hanya menambah jumlah toko, peritel multibrand gadget di bawah naungan PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAP) tersebut juga mulai mengubah strategi lokasi dengan lebih agresif masuk ke area street level.

Langkah tersebut ditandai dengan pembukaan Digiplus Terogong di Jalan Terogong Raya, Jakarta Selatan, Jumat (28/8/2026). Gerai ini sekaligus menjadi gerai ke-100 Digiplus dan mengusung konsep free standing store yang disebut menjadi format pertama perusahaan di Indonesia.

Head of Operations Digiplus Erwin Renehan mengatakan jumlah tersebut belum memperhitungkan sejumlah format toko lain yang berada dalam ekosistem ritel gadget perusahaan.

“Ini gerai ke-100. Kalau Digiplus itu 100, tapi belum termasuk Samsung Store, Apple Store, Google Store, Shopee Store. Itu totalnya di 130 sekian,” ujar Erwin seusai pembukaan Digiplus Terogong, Jumat (28/8/2026).

Baca Juga: Digiplus Buka Gerai ke-100, Usung Konsep Free Standing Store Pertama di Indonesia

Digiplus masih akan menambah jaringan hingga penghujung tahun. Ekspansi tersebut tidak hanya menyasar Jakarta, tetapi juga kota-kota besar lain seperti Surabaya, Bali, Medan, dan Makassar.

Ke depan, perluasan jaringan akan diarahkan ke kota lapis kedua dan ketiga. Strategi tersebut dilakukan untuk memperluas jangkauan Digiplus ke konsumen di luar kota-kota utama.

Head of Marketing Digiplus, Dwita Satyanti, mengatakan perubahan strategi lokasi juga menjadi bagian dari upaya perusahaan mendekatkan toko kepada konsumen.

“Berbeda dengan gerai mal yang cenderung menyasar konsumen menengah hingga atas, format street level memberikan fleksibilitas untuk menjangkau segmen konsumen yang lebih luas,” ujarnya.

Sementara itu, Head of Business Development Digiplus Muhammad Pranoto Utomo mengatakan karakter bisnis multibrand membuat Digiplus memiliki fleksibilitas dalam memilih format dan lokasi gerai.

“Digiplus sendiri karena kita multibrand, kita lebih fleksibel. Maksudnya tidak hanya di mall, tapi juga dengan adanya ekspansi di street level,” kata Pranoto.

Baca Juga: Digiplus Tutup 2025 dengan Ekspansi 105 Gerai dan Penguatan Ekosistem Gadget Lifestyle

Menurutnya, lokasi street level memiliki tantangan sekaligus peluang tersendiri. Salah satu faktor penting yang menjadi pertimbangan adalah tingkat lalu lintas orang atau high traffic yang berpotensi meningkatkan jumlah konsumen yang datang langsung ke toko atau walk-in.

Selain free standing store, ekspansi hingga akhir tahun juga mencakup gerai di pusat perbelanjaan serta format shop in shop di sejumlah department store.

Dari sisi produk, Digiplus saat ini mengusung konsep multibrand dengan sejumlah merek smartphone dan perangkat teknologi. Beberapa merek yang menjadi kontributor penjualan terbesar adalah Apple, Samsung, Xiaomi, dan OPPO.

Komposisi merek di setiap gerai pun tidak selalu dibuat sama. Penempatan produk disesuaikan dengan karakteristik pasar, tren, serta kontribusi masing-masing merek.

Erwin mengatakan pendekatan tersebut penting agar ruang di dalam toko tetap dapat memberikan pengalaman belanja yang optimal kepada konsumen.

“Bayangkan kalau satu toko ini penuh dengan 12 brand, kita akan kecil-kecil secepatnya dan experience-nya akan tidak maksimal kepada konsumen,” ujarnya.

Dengan target 150 gerai pada akhir 2026, Digiplus kini tidak lagi hanya mengandalkan pusat perbelanjaan sebagai lokasi ekspansi. Perusahaan mulai mengombinasikan gerai mal, shop in shop, area komersial, hingga street level untuk memperluas jangkauan bisnisnya.