Bulan Ramadan menjadi momen istimewa bagi umat Islam di seluruh dunia. Selain menjalankan ibadah puasa, Ramadan juga kerap dimaknai sebagai waktu terbaik untuk memperdalam spiritualitas melalui perjalanan religi. Tak sedikit umat Muslim yang memanfaatkan bulan suci untuk berkunjung ke masjid-masjid bersejarah, baik di Tanah Suci maupun di berbagai daerah di Indonesia.
Sebagai negara dengan populasi Muslim terbesar di dunia, Indonesia memiliki deretan masjid ikonik yang tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, tetapi juga menyimpan nilai sejarah, arsitektur, dan budaya yang kuat. Berikut sejumlah masjid yang dapat menjadi destinasi spiritual selama Ramadan.
Masjid Raya Baiturrahman
Masjid Raya Baiturrahman merupakan salah satu simbol religius paling kuat di Indonesia. Terletak di jantung Kota Banda Aceh, masjid ini dibangun pada masa Kesultanan Aceh dan kemudian dibangun kembali oleh pemerintah kolonial Belanda pada akhir abad ke-19.
Dengan kubah hitam besar dan arsitektur megah bergaya Mughal, masjid ini menjadi saksi sejarah panjang Aceh, termasuk saat tsunami 2004 yang melanda wilayah tersebut. Saat Ramadan, Masjid Raya Baiturrahman dipadati ribuan jamaah untuk berbuka puasa, salat Tarawih, hingga iktikaf. Pantulan cahaya senja di pelataran marmernya menghadirkan suasana spiritual yang mendalam dan menggetarkan.
Masjid Raya Al-Mashun
Masjid yang kerap disebut Masjid Al-Mashun ini merupakan masjid utama di Kota Medan. Dibangun pada masa Kesultanan Deli antara 1906 hingga 1909, bangunan ini menjadi simbol kejayaan arsitektur Islam di Sumatera Utara.
Baca Juga: Melihat Tradisi Unik Bulan Ramadan di Berbagai Negara
Mengusung gaya Indo-Saracenic, masjid ini memadukan unsur Islam, Hindu, dan kolonial Eropa secara harmonis. Kubah utamanya yang besar menjadi ikon visual yang mencolok, sementara interiornya dihiasi detail ornamen dan mimbar kayu jati yang artistik. Menjelang waktu berbuka puasa, suasana di halaman masjid terasa syahdu, dengan jamaah yang mulai berdatangan untuk menunaikan salat Magrib dan Tarawih.
Masjid Agung Al-Azhar
Terletak di kawasan strategis Jakarta Selatan, masjid ini menjadi salah satu pusat kegiatan Islam modern di Indonesia. Diresmikan pada 1958, Masjid Al-Azhar dikenal dengan desainnya yang elegan dan kubah besar yang menjadi ciri khas.
Selain sebagai tempat ibadah, kompleks masjid ini dilengkapi fasilitas pendidikan, auditorium, hingga ruang kegiatan sosial. Selama Ramadan, masjid ini selalu dipadati jamaah yang mengikuti kajian, kultum, dan salat Tarawih bersama para dai terkemuka. Tradisi buka puasa bersama dengan pembagian makanan kepada masyarakat juga menjadi agenda rutin yang memperkuat semangat berbagi.
Masjid Jami' Al-Mansur
Sebagai salah satu masjid tertua di Provinsi Riau, Masjid Jami’ Al-Mansur menjadi saksi masuk dan berkembangnya Islam di wilayah Melayu. Dibangun pada masa Kesultanan Riau, masjid ini mengusung arsitektur Melayu klasik yang sarat makna filosofis.
Baca Juga: Ragam Menu Khas Berbuka Puasa dari Berbagai Negara
Suasana Ramadan di sini terasa kental dengan nuansa tradisi Melayu-Islam. Kegiatan tadarus, pengajian, dan kultum berlangsung khidmat, diikuti oleh masyarakat sekitar yang menjaga nilai kebersamaan dan kekhusyukan ibadah.
Masjid Al-Khautsar
Masjid Al-Khautsar dikenal dengan kubah emasnya yang berkilauan dan terlihat mencolok dari kejauhan. Arsitekturnya yang megah menjadikannya salah satu landmark religius di Riau.
Dengan area yang luas, masjid ini mampu menampung ribuan jamaah, terutama saat pelaksanaan salat Tarawih dan iktikaf di sepuluh malam terakhir Ramadan. Keindahan bangunannya berpadu dengan atmosfer ibadah yang khusyuk, menciptakan pengalaman spiritual yang mendalam.
Masjid Al-Munawaroh
Masjid Al-Munawaroh tak hanya menjadi pusat ibadah, tetapi juga destinasi wisata religi di Bangka Belitung. Arsitekturnya memadukan unsur lokal dengan sentuhan Islam, menciptakan karakter bangunan yang unik dan menarik perhatian.
Nilai historisnya menjadikan masjid ini sebagai simbol perkembangan Islam di wilayah tersebut. Saat Ramadan, jamaah memadati masjid untuk berbuka puasa bersama dan menunaikan salat Tarawih, sementara wisatawan kerap mengabadikan momen di area masjid yang estetik.
Masjid Jami' Nurul Islam
Di wilayah dengan mayoritas penduduk non-Muslim seperti Nusa Tenggara Timur, keberadaan Masjid Jami’ Nurul Islam menjadi simbol toleransi dan harmoni antarumat beragama.
Baca Juga: Masjid Al-Khairiyah PIK 2 Berbagi di Bulan Ramadan
Masjid ini memiliki nilai simbolik yang kuat sebagai representasi penyebaran Islam hingga ke wilayah timur Indonesia. Ramadan di masjid ini menjadi momen yang tidak hanya memperkuat keimanan, tetapi juga mempererat hubungan sosial lintas komunitas.
Masjid Agung Al-Mansyur
Berlokasi di Makassar, masjid ini termasuk salah satu yang tertua di Sulawesi Selatan, dibangun pada abad ke-17. Arsitekturnya mencerminkan perpaduan tradisi lokal Bugis-Makassar dengan ajaran Islam.
Sebagai pusat penyebaran Islam di wilayah Sulawesi, masjid ini memiliki nilai sejarah yang tinggi. Ramadan menjadi waktu terbaik untuk merasakan atmosfer religius yang berpadu dengan budaya lokal yang masih lestari.
Masjid At-Thohir
Masjid megah berdesain klasik-modern ini terletak di kawasan Cimanggis, Depok, dan diresmikan pada 2022. Dibangun oleh keluarga Erick Thohir sebagai bentuk bakti kepada almarhum Mochamad Thohir, masjid ini menampilkan arsitektur putih elegan dengan 17 kubah yang memiliki filosofi tersendiri serta empat menara yang menjulang.
Area tamannya yang luas kerap dimanfaatkan jamaah untuk menunggu waktu berbuka puasa. Dengan kapasitas lebih dari 3.000 jamaah, Masjid At-Thohir menjadi salah satu destinasi favorit masyarakat Jabodetabek untuk beribadah selama Ramadan.
Ramadan menghadirkan kesempatan berharga bagi umat Islam untuk memperkuat hubungan spiritual dengan Allah SWT. Mengunjungi masjid-masjid ikonik bukan sekadar perjalanan fisik, melainkan juga perjalanan batin yang memperkaya pengalaman religius.
Deretan masjid di atas hanyalah sebagian kecil dari kekayaan warisan Islam di Indonesia. Setiap bangunan memiliki keunikan tersendiri, mulai dari arsitektur yang memukau hingga nilai sejarah yang menawarkan pengalaman Ramadan yang tak terlupakan.