6. Republik Demokratik Kongo (151,96 juta hektare)

Posisi keenam ditempati Republik Demokratik Kongo atau DRC dengan luas hutan mencapai 151.955.200 hektare.

Sebagian besar kawasan tersebut merupakan bagian dari Cekungan Kongo, salah satu wilayah hutan hujan tropis paling penting di dunia. Bagi wisatawan yang menyukai petualangan, kawasan hutan DRC menawarkan kesempatan untuk melihat sejumlah satwa liar langka.

DRC menjadi habitat bagi gorila gunung, gorila dataran rendah timur, simpanse, dan bonobo yang terancam punah.

7. Australia (125,37 juta hektare)

Australia berada di peringkat ketujuh dengan luas hutan mencapai 125.367.000 hektare. Hutan di negara ini memiliki karakteristik yang cukup berbeda dibandingkan negara-negara lain dalam daftar, dengan pohon eukaliptus yang menjadi salah satu ciri khasnya.

Wisatawan dapat menjelajahi Hutan Hujan Daintree di Queensland, salah satu destinasi hutan tropis paling terkenal di Australia. Selain itu, bentang alam eukaliptus yang luas juga menawarkan pengalaman berbeda bagi pencinta alam.

8. Indonesia (89,64 juta hektare)

Indonesia menempati peringkat kedelapan dengan luas hutan mencapai 89.641.200 hektare.

Bagi wisatawan, sejumlah pengalaman hutan yang menarik dapat ditemukan di Sumatra, Kalimantan, dan Papua. Hutan di Sumatra, misalnya, menjadi salah satu kawasan tempat pengunjung berkesempatan melihat orangutan di habitat alaminya.

Kekayaan hutan Indonesia tidak hanya menawarkan pemandangan alam, tetapi juga pengalaman untuk mengenal keanekaragaman hayati yang tersebar di berbagai pulau.

9. Peru (73,64 juta hektare)

Peru berada di urutan kesembilan dengan luas hutan mencapai 73.637.800 hektare.

Meski lebih dikenal berkat Machu Picchu dan Pegunungan Andes, sebagian besar bentang alam alami Peru berada di kawasan Cekungan Amazon. Hal tersebut membuat Peru memiliki sisi wisata alam yang sangat berbeda dari destinasi pegunungannya yang populer.

Wisatawan dapat menjelajahi kawasan seperti Tambopata dan wilayah Amazon di sekitar Iquitos untuk menikmati lanskap hutan hujan dan keanekaragaman hayatinya.

10. India (71,04 juta hektare)

India melengkapi daftar 10 besar dengan luas hutan mencapai 71.038.800 hektare.

Hutan di negara ini memiliki karakter yang beragam, mulai dari hutan Himalaya di bagian utara, hutan tropis di Ghats Barat dan wilayah Timur Laut, hingga hutan gugur kering di wilayah tengah. Di sepanjang pesisir, wisatawan juga dapat menemukan ekosistem mangrove.

Sejumlah destinasi wisata satwa liar paling populer di India juga berada di kawasan hutan, seperti Kanha, Bandhavgarh, Corbett, Kaziranga, dan Ranthambore.

Dengan bentang alam dan ekosistem yang berbeda-beda, sepuluh negara tersebut menunjukkan betapa luas dan beragamnya kawasan hutan dunia.

Bagi wisatawan, hutan bukan hanya menawarkan pemandangan hijau, tetapi juga menjadi ruang untuk menikmati alam liar, mengamati satwa, dan merasakan pengalaman yang jauh dari hiruk-pikuk kehidupan sehari-hari.

Baca Juga: 10 Negara Terbaik untuk Pensiunan 2026, Juara 1 Ternyata Tetangga Indonesia