Founder dan CEO TransTRACK, Anggia Meisesari, menyampaikan apresiasi atas pengakuan internasional yang kembali diraih perusahaan teknologi tersebut setelah TransTRACK untuk dua tahun berturut-turut masuk dalam daftar penyedia solusi fleet management terbesar di Asia Tenggara dalam laporan terbaru “Fleet Management in Southeast Asia” yang diterbitkan oleh lembaga riset global Berg Insight.
Berdasarkan laporan tersebut, TransTRACK tercatat sebagai salah satu pemain utama di kawasan dengan lebih dari 200.000 unit fleet management yang telah terpasang di berbagai negara Asia Tenggara melalui platform TransTRACK. Anggia mengatakan bahwa pencapaian ini mencerminkan kepercayaan pelanggan serta meningkatnya kebutuhan industri terhadap solusi digital dalam pengelolaan armada dan rantai pasok.
Baca Juga: Bidik Pasar Maritim Global, TransTRACK Tawarkan Solusi Efisiensi BBM Berbasis AI
“Pengakuan ini merupakan kehormatan sekaligus motivasi bagi kami. Masuk dalam daftar penyedia fleet management terbesar di Asia Tenggara selama dua tahun berturut-turut menunjukkan bahwa transformasi digital di sektor transportasi dan logistik semakin menjadi kebutuhan utama bagi perusahaan di kawasan,” ujar Anggia dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Jumat (10/4/2026).
Laporan Berg Insight juga menyoroti momentum pertumbuhan pasar yang kuat di sektor fleet management. Jumlah sistem fleet management yang aktif di Asia Tenggara diproyeksikan tumbuh dengan compound annual growth rate (CAGR) sebesar 12,3%, meningkat dari sekitar 3,6 juta unit pada tahun 2024 menjadi hampir 6,4 juta unit pada tahun 2029.
Pertumbuhan ini mencerminkan meningkatnya permintaan terhadap teknologi telematics, sistem keselamatan kendaraan, serta optimalisasi armada berbasis data di berbagai sektor industri. Menurut Anggia, perkembangan ini menegaskan pentingnya solusi teknologi yang mampu menghadirkan efisiensi operasional sekaligus meningkatkan visibilitas dalam pengelolaan armada.
“Digitalisasi armada bukan lagi sekadar inovasi teknologi, melainkan telah menjadi fondasi penting bagi efisiensi operasional, keselamatan, dan keberlanjutan dalam industri logistik dan transportasi modern,” tambahnya.
Sebagai perusahaan tech enabler yang berfokus pada fleet operation optimizer dan supply chain integrator, TransTRACK menghadirkan solusi berbasis Internet of Things (IoT) dan Artificial Intelligence (AI) yang membantu perusahaan memantau, menganalisis, dan mengoptimalkan operasional armada secara real-time.
Anggia juga menekankan bahwa pencapaian ini tidak terlepas dari dukungan para mitra dan pelanggan yang telah mempercayakan transformasi digital operasional armada mereka kepada TransTRACK. “Kami mengucapkan terima kasih kepada Berg Insight atas pengakuan ini, serta kepada seluruh mitra dan pelanggan yang terus mempercayai TransTRACK. Dukungan dan kolaborasi Anda menjadi penggerak utama dalam misi kami untuk menghadirkan ekosistem mobilitas yang lebih aman, cerdas, dan terhubung di Asia Tenggara,” kata Anggia.
Ke depan, TransTRACK berkomitmen untuk terus mengembangkan solusi digital yang skalabel, berbasis data, dan berorientasi pada keberlanjutan, guna mendukung transformasi industri transportasi dan logistik di kawasan. “Bersama-sama, kita akan terus membangun ekosistem armada yang lebih aman, lebih pintar, dan lebih terhubung di Asia Tenggara,” tutupnya.