Founder Alpha Mind Control, Firman Pratama, meyakini bahwa pemahaman terhadap cara kerja pikiran merupakan fondasi penting dalam pengembangan diri. 

Menurutnya, individu yang mengerti bagaimana pikiran bekerja memiliki peluang jauh lebih besar untuk mengoptimalkan potensi serta mengarahkan hidupnya secara sadar.

Firman menilai masih banyak orang yang belum benar-benar memahami mekanisme kerja pikiran. Padahal, pikiran memiliki peran sentral dalam membentuk pola perilaku, memengaruhi pengambilan keputusan, hingga menentukan arah kehidupan seseorang. 

“Kita perlu mengenali dulu bagaimana kerja pikiran, kemudian bagaimana program-program di kepala kita,” ujarnya kepada Olenka.

Ia menjelaskan bahwa tanpa disadari, banyak orang terus-menerus “mengisi” pikirannya dengan berbagai informasi berat, mulai dari bacaan yang kompleks hingga konten digital yang menguras energi mental. Informasi yang terlihat positif sekalipun, jika dikonsumsi berlebihan tanpa jeda, dapat membuat pikiran kelelahan. 

“Seringkali orang membaca buku yang terlalu berat atau menonton konten yang terlalu berat, sehingga terbiasa memforsir kepalanya,” jelasnya.

Sebagai ilustrasi, Firman menyarankan pentingnya keseimbangan dalam asupan mental. Sesekali, mengganti tontonan berat dengan tayangan ringan dan menghibur bisa membantu pikiran beristirahat dan kembali segar. Prinsipnya bukan menghindari informasi berkualitas, melainkan memahami kapasitas serta kebutuhan pikiran agar tetap optimal.

Menurutnya, ketika seseorang memahami cara kerja pikirannya, ia akan mampu mengelola dan mengendalikannya sendiri. Firman mengibaratkan pikiran seperti telepon genggam. 

Jika kita memahami cara kerja dan “rumusnya”, kita dapat memaksimalkan seluruh fiturnya. Sebaliknya, tanpa pemahaman tersebut, seseorang cenderung merasa membutuhkan pihak luar untuk mengatur atau bahkan “mengontrol” pikirannya.