Tak selamanya mual, muntah hingga nyeri perut adalah tanda atau gejala asam lambung atau GERD. Tanda-tanda serupa bisa merupakan gejala gangguan ginjal, meski kedua penyakit ini berbeda, tetapi tanda-tanda awal sangat identik. 

Ginjal memiliki peran penting dalam tubuh, mulai dari menyaring darah, membuang zat sisa melalui urine, hingga menjaga keseimbangan cairan dan elektrolit. Ketika fungsi ginjal terganggu, kondisi tersebut dapat mempengaruhi berbagai sistem dalam tubuh.

Baca Juga: Diabetes dan Hipertensi Tingkatkan Risiko Penyakit Ginjal Kronis, Ini Gejala yang Perlu Diwaspadai

Salah satu kondisi yang bisa menimbulkan keluhan berupa nyeri hingga mual adalah batu ginjal. Ketika batu bergerak atau menyumbat saluran urine, rasa sakit dapat muncul di bagian samping atau belakang tubuh. Nyeri tersebut bahkan bisa menjalar ke bagian perut bawah dan selangkangan.

Gejala Bisa Menyerupai Gangguan Lambung

Mual dan muntah memang sering dikaitkan dengan masalah lambung. Namun, kedua keluhan tersebut juga bisa muncul pada seseorang yang mengalami gangguan fungsi ginjal.

Selain mual dan muntah, beberapa tanda lain yang perlu diperhatikan antara lain tubuh mudah lelah, perubahan frekuensi buang air kecil, urine berbusa atau bercampur darah, hingga pembengkakan pada kaki dan tangan.

Karena gejalanya dapat menyerupai penyakit lain, seseorang sebaiknya tidak langsung menyimpulkan bahwa keluhan yang dialami hanya disebabkan oleh asam lambung.

Perhatikan Perubahan pada Urine

Perubahan saat buang air kecil juga menjadi salah satu tanda yang patut diperhatikan.

Gangguan pada ginjal dapat menyebabkan perubahan jumlah maupun frekuensi urine. Warna dan kondisi urine juga dapat berubah, misalnya menjadi lebih keruh, berbusa, atau mengandung darah.

Pada batu ginjal, seseorang juga dapat mengalami rasa sakit atau sensasi terbakar ketika buang air kecil, lebih sering ingin buang air kecil, serta urine yang berubah warna menjadi merah muda, merah, atau cokelat.

Penyakit Ginjal Bisa Diam-Diam Berkembang

Hal lain yang membuat penyakit ginjal perlu diwaspadai adalah gejalanya tidak selalu terlihat sejak awal.

Penyakit ginjal kronis dapat berkembang secara perlahan tanpa menimbulkan keluhan yang jelas. Akibatnya, seseorang mungkin tidak menyadari bahwa fungsi ginjalnya mulai menurun.

Risiko tersebut semakin perlu diperhatikan oleh orang yang memiliki kondisi seperti diabetes, tekanan darah tinggi, obesitas, atau riwayat penyakit ginjal dalam keluarga.

Oleh karena itu, keluhan yang terus muncul dan tidak kunjung membaik sebaiknya tidak hanya dianggap sebagai masalah lambung.

Jika mengalami mual atau muntah berulang, nyeri di bagian pinggang atau perut, perubahan urine, maupun pembengkakan pada tubuh, pemeriksaan medis dapat dilakukan untuk mengetahui penyebabnya.

Mengenali tanda-tanda tersebut lebih awal penting agar gangguan kesehatan, termasuk masalah pada ginjal, dapat segera diketahui dan mendapatkan penanganan yang sesuai.