Gangguan ginjal masih menjadi masalah kesehatan yang terus meningkat di Indonesia. Laporan kesehatan 2024 mencatat lebih dari 1,5 juta kasus gagal ginjal terjadi sepanjang 2023, dengan beban pembiayaan kesehatan mencapai sekitar Rp2,92 triliun. Kondisi ini menunjukkan bahwa penyakit ginjal menjadi salah satu beban serius sistem kesehatan nasional.

Mengutip American Kidney Fund pada Selasa (23/06/2026), penyakit ginjal sering berkembang secara perlahan dan gejalanya kerap tidak disadari hingga sudah memasuki tahap lanjut. Salah satu tanda awal yang paling mudah diamati adalah perubahan pada urine saat buang air kecil.

Baca Juga: Bukan Hanya Gula Darah, Ini Alasan Pasien Diabetes Perlu Pantau LDL-C dan Fungsi Ginjal

Ginjal sendiri berfungsi menyaring limbah dan kelebihan cairan dari darah. Ketika fungsi ini terganggu, berbagai perubahan dapat muncul melalui urine sebagai sinyal awal kerusakan.

Berikut empat gejala ginjal rusak yang bisa terlihat dari perubahan urine.

1. Frekuensi buang air kecil berubah

Perubahan pola buang air kecil menjadi salah satu tanda awal yang umum terjadi. Penderitanya bisa lebih sering buang air kecil, terutama pada malam hari, atau justru mengalami penurunan jumlah urine secara signifikan.

Kondisi ini terjadi karena ginjal tidak lagi mampu mengatur keseimbangan cairan tubuh dengan baik.

2. Urine berbusa

Urine yang tampak berbusa secara berlebihan dapat menjadi tanda adanya protein yang bocor ke dalam urine (proteinuria). Dalam kondisi normal, protein seharusnya tidak keluar melalui urine dalam jumlah besar.

Baca Juga: Ginjal Bisa Rusak Diam-diam, Ini 7 Makanan Sehari-hari yang Sebaiknya Dibatasi

Mengutip American Kidney Fund, keberadaan protein dalam urine dapat menjadi indikasi awal adanya gangguan pada fungsi penyaringan ginjal.

3. Warna urine berubah atau bercampur darah

Perubahan warna urine menjadi lebih gelap, kemerahan, atau menyerupai teh dapat menandakan adanya darah dalam urine (hematuria).

Kondisi ini dapat berkaitan dengan gangguan ginjal maupun saluran kemih, sehingga perlu pemeriksaan medis lebih lanjut untuk memastikan penyebabnya.

4. Rasa perih saat buang air kecil

Nyeri, perih, atau sensasi terbakar saat buang air kecil juga dapat menjadi sinyal adanya gangguan pada saluran kemih.

Baca Juga: Nyeri Pinggang Belum Tentu Ginjal, Dokter Tirta Jelaskan Berbagai Penyebab Lower Back Pain

Dalam beberapa kasus, kondisi ini bisa dipicu infeksi yang jika tidak ditangani dapat berdampak pada fungsi ginjal.

Para ahli kesehatan menekankan bahwa penyakit ginjal sering disebut sebagai “silent disease” karena gejalanya muncul terlambat. Oleh karena itu, perubahan kecil pada urine tidak boleh diabaikan dan perlu segera diperiksakan agar tidak berkembang menjadi kerusakan ginjal yang lebih serius.