Growthmates, peluncuran Booster Pack Pokémon Game Kartu Koleksi Evolusi Mega ‘Ancaman Bayangan’ mulai memberikan warna baru di kancah kompetitif Pokémon Game Kartu Koleksi Indonesia.

Baru sehari setelah resmi dirilis pada Jumat, 26 Juni 2026 lalu, sejumlah kartu dari seri terbaru ini langsung digunakan oleh para peserta dalam Master Ball League (MBL), turnamen Pokémon Game Kartu Koleksi terbesar di Indonesia.

Kehadiran seri ‘Ancaman Bayangan’ membuka lebih banyak pilihan strategi bagi para Trainer. Mulai dari kartu Pokémon Evolusi Mega ex, Trainer, hingga Energi Spesial terbaru, seluruhnya menawarkan kombinasi yang dapat disesuaikan dengan gaya bermain masing-masing pemain.

Head of Marketing AKG Entertainment, Fachrul Amrullah, mengungkapkan bahwa beberapa kartu dari booster pack terbaru tersebut sudah menunjukkan potensinya di turnamen.

"Beberapa kartu dari Booster Pack 'Ancaman Bayangan' seperti Dhelmise, Shuppet, Banette, Poltchageist, dan Sinistcha sudah digunakan pada Master Ball League pekan lalu. Salah satu kombinasi yang cukup menarik adalah penggunaan kartu-kartu tersebut bersama Clefairy ex untuk menghadapi Dragapult ex, yang menjadi salah satu deck paling banyak digunakan pada turnamen kemarin," papar Fachrul Amrullah, dikutip dari keterangan resminya, Jumat (3/7/2026).

Fachrul menilai ,antusiasme komunitas dalam mengeksplorasi kartu-kartu baru menjadi bukti bahwa seri ini mampu menghadirkan dinamika permainan yang lebih beragam.

"Kami antusias melihat para Trainer begitu cepat mengeksplorasi potensi kartu-kartu baru ini. Hal tersebut menunjukkan bahwa Booster Pack 'Ancaman Bayangan' mampu menghadirkan pendekatan permainan yang lebih beragam," lanjutnya.

Selain membawa pilihan strategi baru, Booster Pack ‘Ancaman Bayangan’ juga memperkenalkan sejumlah Pokémon Evolusi Mega ex yang menjadi daya tarik utama seri ini.

Salah satunya adalah Mega Greninja ex, yang dibekali Ability Syuriken Mematikan. Kemampuan tersebut memungkinkan Mega Greninja ex memberikan kerusakan kepada Pokémon lawan bahkan sebelum melancarkan serangan utamanya, sehingga menjadi pilihan menarik bagi Trainer yang mengandalkan strategi agresif.

Baca Juga: Indonesia Master Ball League 2025-26 Catat Rekor 1.544 Peserta, Terbesar Sepanjang Sejarah Pokémon Indonesia