Membicarakan urusan selera makan masyarakat Indonesia memang tidak pernah ada habisnya. Sebagai salah satu platform pesan-antar makanan terbesar, GrabFood memiliki catatan tersendiri mengenai menu apa saja yang paling sering diincar oleh konsumen. Menariknya, meski tren kuliner global terus berputar dan silih berganti masuk ke tanah air, ada satu jenis makanan lokal yang posisinya mutlak tidak pernah tergoyahkan di hati masyarakat.

Melinda Savitri, Country Marketing & Communications Head Grab Indonesia, secara terbuka membocorkan menu apa yang mendominasi pesanan harian. 

"Salah satu tapi yang paling banyak adalah ayam. Mau ayam geprek, mau ayam goreng. Jadi orang Indonesia tuh sangat suka dengan masakan olahan ayam. Itu top banget," ungkap Melinda kepada Olenka.

Menurut Melinda, jenis hidangan yang sangat lokal dan otentik Indonesia memang memegang porsi terbesar dalam daftar pesanan harian konsumen.

"Jadi memang makanan-makanan yang sangat Indonesia lebih majority, lebih dominan," tambahnya.

Karakteristik lidah lokal yang menyukai perpaduan rasa gurih, pedas, dan bumbu rempah yang kuat membuat aneka olahan ayam selalu menjadi pilihan paling aman sekaligus paling dirindukan untuk menu sarapan, makan siang, hingga makan malam.

Meski olahan ayam dan kuliner tradisional memimpin pasar secara dominan, Melinda juga tidak menampik adanya pergeseran tren gaya hidup baru yang mulai menjamur di kalangan anak muda. Beberapa menu minuman kekinian tercatat mengalami lonjakan popularitas yang sangat masif belakangan ini.

"Tapi memang ada beberapa yang lagi nge-trend nih. Contohnya adalah misalnya matcha itu udah nge-trend, kopi itu juga makin nge-trend," jelas Melinda.

Baca Juga: Ini Cara GrabFood Hadapi Pelemahan Daya Beli Konsumen

Selain minuman berselera modern, GrabFood juga melihat adanya ruang yang besar bagi makanan barat atau western food yang sudah dimodifikasi secara kreatif. Konsumen Indonesia rupanya sangat menyukai elemen kejutan dalam makanan mereka untuk mengusir rasa bosan dari menu rumahan sehari-hari.

"Tapi yang tipenya seperti burger yang inovatif, itu pasti akan dicari. Karena orang nggak setiap hari yang makan yang sama. Jadi itu variasi yang emang dicari sama masyarakat," pungkasnya.