Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) yang baru, Nanik S. Deyang menegaskan saat dirinya menjabat sebagai Wakil Kepala Bidang Komunikasi Publik dan Investigasi BGN membantah dirinya terlibat dalam proses pengadaan maupun pengelolaan anggaran yang menyeret mantan Dadan Hindayana Cs.

Dirinya menegaskan, saat bergabung dengan BGN pada akhir September, dirinya tidak berkaitan dengan dengan pengambilan keputusan terkait pengadaan barang dan jasa.

Baca Juga: 'Investor' MBG Tagih Rp218,2 M, Nanik S. Deyang: Gak Ada Kaitannya dengan BGN

"Kalau dibilang orang BGN lama, gue itu sebetulnya hampir sama dengan mereka barunya. Gue masuk itu akhir September. Jadi, kalau ada pengadaan gue enggak pernah ikut, pengadaan kan bulan Juni. Gue kagak pernah diajak rapat," tegasnya, seperti dikutip dari podcast Total Politik, Senin (15/6/2026).

Lanjutnya, dirinya mengaku selama bertugas lebih fokus pada komunikasi publik dan situasi yang membutuhkan respons cepat. 

Sebab, menurutnya ruang lingkup pekerjaannya sangat terbatas dan tidak menyentuh soal anggaran. "Saya baru terlibat kalau ada kejadian luar biasa (KLB), bukan investigasi soal duit. Bagian saya di pinggiran banget," ujar dia.

Selain itu, dirinya juga mengaku tidak mempunyai akses pada pada penyusunan teknis maupun kebijakan operasional.

"Mau rapat keputusan kaus kaki, motor listrik, gue tidak tahu dan gue tidak terlibat sama sekali. Seumprit kucing pun gue enggak tahu," tegasnya.

Bahkan, dirinya juga membantah jika menjadi pelapor atau "cepu" dalam dugaan persoalan yang menyeret BGN.

"Kalau gue dianggap sebagai cepu, kalau pun iya gue cepuin kan untuk mengamankan duit negara. Salah tidak?" sambungnya.