Perjalanan Karier
Fuad Idris memulai karier aktingnya pada awal 1990-an. Film Jawara Sok Kota yang dirilis pada 1990 menjadi debutnya di layar lebar sekaligus membuka jalan bagi perjalanan panjangnya di dunia seni peran.
Sejak saat itu, Fuad aktif membintangi berbagai judul film, sinetron, serial web, hingga FTV. Namanya kerap menghiasi sejumlah film populer, seperti Surat untuk Bidadari, Tanah Surga... Katanya, Danur: I Can See Ghosts, Jailangkung, Preman Pensiun, Miracle in Cell No. 7, hingga Khanzab.
Berkat kemampuan aktingnya, Fuad Idris sering dipercaya memerankan karakter orang tua, tokoh masyarakat, hingga sosok spiritual yang kuat.
Tak hanya sukses di layar lebar, Fuad juga aktif di dunia televisi melalui berbagai sinetron dan serial, di antaranya Preman Pensiun, Amanah Wali, Para Pencari Tuhan, dan Jodoh Wasiat Bapak.
Selain itu, ia telah membintangi puluhan judul FTV yang semakin mengukuhkan eksistensinya sebagai salah satu aktor senior yang konsisten berkarya di industri hiburan Tanah Air hingga saat ini.
Baca Juga: Lukman Sardi dan Perjalanan Kariernya Jadi Aktor Ternama
Kemampuan akting Fuad Idris juga mendapat apresiasi dari berbagai ajang penghargaan bergengsi.
Pada 2012, ia berhasil meraih penghargaan Pemeran Pendukung Pria Terbaik di Festival Film Indonesia berkat perannya dalam film Tanah Surga... Katanya. Peran yang sama juga mengantarkannya masuk nominasi Aktor Pendukung Terpilih di Piala Maya.
Setahun kemudian, Fuad Idris kembali memperoleh sejumlah nominasi, di antaranya pada ajang Indonesian Movie Actors Awards untuk kategori Pemeran Pendukung Pria Terbaik dan Pemeran Pendukung Pria Terfavorit, serta Festival Film Bandung untuk kategori Pemeran Pembantu Pria Terpuji Film Bioskop.
Pada 2017, ia kembali masuk dalam daftar nominasi Festival Film Tempo untuk kategori Aktor Pendukung Pilihan lewat film Bid'ah Cinta.