Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengaku anggaran program makan bergizi gratis (MBG) pada 2027 bisa ditekan hingga di bahwa Rp200 triliun, dari alokasi yang sudah disepakati Rp240 triliun.

"Tahun depan juga dianggarkan Rp240 triliun, tetapi saya yakin bisa ditekan ke bawah dengan efisiensinya dan pemakaian teknologi," ujarnya dalam acara Sarasehan 100 Ekonom Indonesia 2026, seperti dikutip Jumat (4/9/2026).

Lanjutnya, ia mengaku peluang efisiensi telah dibahas bersama Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono.

Baca Juga: Yang Punya Dapur MBG Siap-Siap, Insentif Rp6 Juta Bakal Dipangkas

"Sepertinya bisa dibuat lebih efisien lagi di bawah Rp200 triliun," tambahnya.

Sambungnya, ia mengaku jika efisiensi anggaran MBG telah dilakukan beberapa kali. Ia mengaku anggaran awal program tersebut sekitar Rp 330 triliun, kemudian turun menjadi Rp260-an triliun dan kembali ditekan menjadi Rp240 triliun.

Baca Juga: Ramalan Orang PDIP: Kasus Keracunan MBG Bakal Terus Terjadi

Lebih lanjut, pihaknya mengaku akan memperkuat pengawasan terhadap pelaksanaan program unggulan Presiden Prabowo Subianto tersebut.

Meurutnya, langkah tersbeut dilakukan untuk memastikan penggunaan anggaran di lapangan berjalan lebih efisien.

"Jadi pegawai-pegawai kami di daerah mengawasi masing-masing SPPG secara bergilir," ujar Bendahara Negara.

Selain itu, pihaknya berharap pengawasan tersebut dapat memperbaiki kinerja program sekaligus menekan biaya MBG.