Menurut dr. Nadhira, paha merupakan salah satu kelompok otot terbesar di tubuh.
otot yang baik, khususnya pada bagian kaki, berperan dalam menjaga metabolisme tubuh, termasuk membantu mengontrol kadar gula darah dan mengurangi resistensi insulin. Kondisi tersebut juga berkaitan dengan kesehatan jantung.
“Makin banyak massa otot di kaki, makin baik kontrol gula darah kamu, makin rendah resistensi insulin, dan jantung juga lebih sehat,” jelasnya.
Karena itu, kata dr. Nadhira, menjaga kekuatan otot kaki sebaiknya menjadi bagian dari aktivitas sehari-hari, terutama setelah memasuki usia 30 tahun.
Tidak selalu membutuhkan latihan berat, aktivitas sederhana seperti naik tangga, berjalan menanjak, hingga melakukan squat dapat membantu melatih otot kaki.
Bahkan, kemampuan melakukan gerakan sederhana seperti berdiri dari kursi tanpa bantuan tangan juga dapat menjadi salah satu bentuk latihan kekuatan kaki.
“Bahkan kalau kamu sering berdiri dari kursi tanpa pakai bantuan tangan, itu bisa berpengaruh besar terhadap longevity alias panjang umurnya hidup kamu,” tandas dr. Nadhira.
Baca Juga: Jangan Salah Pilih Minyak Goreng! Ini 5 Minyak Terbaik untuk Menurunkan Kolesterol Menurut Ahli Gizi