Growthmates, ukuran paha ternyata tidak hanya berkaitan dengan bentuk tubuh.

Menurut Dokter Spesialis Gizi Klinik, dr. Nadhira Afifa, MPH, SpGK, kondisi otot paha juga dapat menjadi salah satu indikator yang berkaitan dengan kesehatan dan panjang umur seseorang.

Hal tersebut disampaikannya berdasarkan sebuah penelitian yang mengamati sekitar 3.000 orang dewasa selama 12 tahun. Hasil penelitian menunjukkan, orang dengan ukuran paha yang lebih kecil memiliki risiko penyakit jantung dan kematian dini yang lebih tinggi.

“Gimana kalau ternyata ukuran paha kita bisa memprediksi seberapa panjang umur kita? Yes, ini based on research dan kamu, terutama yang berusia di atas 30 tahun, wajib tahu,” papar dr. Nadhira, dalam sebuah video sebagaimana Olenka kutip dari laman Instagram pribadinya, Senin (24/8/2026).

Namun, dr. Nadhira menekankan bahwa temuan tersebut bukan berarti semakin besar ukuran paha, semakin panjang pula usia seseorang.

Faktor yang lebih penting adalah massa otot pada paha, bukan lemak yang menumpuk.

“Ini bukan soal paha besar karena penumpukan lemak, tapi soal otot di paha,” tegasnya.

Baca Juga: Benarkah Kurangi Garam Bisa Cegah Hipertensi? Begini Penjelasan Dokter Spesialis Gizi

Menurut dr. Nadhira, paha merupakan salah satu kelompok otot terbesar di tubuh.

otot yang baik, khususnya pada bagian kaki, berperan dalam menjaga metabolisme tubuh, termasuk membantu mengontrol kadar gula darah dan mengurangi resistensi insulin. Kondisi tersebut juga berkaitan dengan kesehatan jantung.

“Makin banyak massa otot di kaki, makin baik kontrol gula darah kamu, makin rendah resistensi insulin, dan jantung juga lebih sehat,” jelasnya.

Karena itu, kata dr. Nadhira, menjaga kekuatan otot kaki sebaiknya menjadi bagian dari aktivitas sehari-hari, terutama setelah memasuki usia 30 tahun.

Tidak selalu membutuhkan latihan berat, aktivitas sederhana seperti naik tangga, berjalan menanjak, hingga melakukan squat dapat membantu melatih otot kaki.

Bahkan, kemampuan melakukan gerakan sederhana seperti berdiri dari kursi tanpa bantuan tangan juga dapat menjadi salah satu bentuk latihan kekuatan kaki.

“Bahkan kalau kamu sering berdiri dari kursi tanpa pakai bantuan tangan, itu bisa berpengaruh besar terhadap longevity alias panjang umurnya hidup kamu,” tandas dr. Nadhira.

Baca Juga: Jangan Salah Pilih Minyak Goreng! Ini 5 Minyak Terbaik untuk Menurunkan Kolesterol Menurut Ahli Gizi