Sumber Alami Tetap Jadi Pilihan Utama
Para ahli menekankan bahwa asupan nutrisi terbaik selalu berasal dari makanan utuh (whole foods). Kamu bisa dengan mudah memenuhi kebutuhan Vitamin C harian melalui berbagai bahan segar berikut:
- Cabai/paprika merah dan hijau
- Buah sitrus (jeruk, lemon) dan buah kiwi
- Stroberi dan tomat
- Brokoli, kentang, dan bayam
Jika kamu memilih mengonsumsi suplemen, disarankan untuk memilih produk dengan kandungan dasar simple ascorbic acid karena terbukti paling efektif diserap tubuh dan lebih ramah di kantong.
Risiko Kelebihan Dosis & Efek Samping
Mengonsumsi suplemen secara berlebihan saat tubuhmu sebenarnya tidak kekurangan Vitamin C dapat memicu beberapa efek samping pencernaan. Gejala kelebihan Vitamin C yang wajib diwaspadai meliputi:
- Kram dan nyeri perut
- Mual-mual
- Diare
Meskipun suplemen Vitamin C menawarkan berbagai potensi manfaat untuk menunjang kesehatan penderita diabetes, American Diabetes Association (ADA) mengimbau agar pasien tidak sembarangan mengonsumsi suplemen tanpa arahan spesifik. Beberapa jenis suplemen dapat berinteraksi dengan obat-obatan diabetes (seperti metformin) atau menyamarkan hasil tes laboratorium.
Sebelum kamu memutuskan untuk membeli atau menambah dosis suplemen harian, sangat disarankan untuk melakukan tes darah dan berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter spesialis penyakit dalam atau ahli gizi. Langkah ini penting untuk memastikan apakah tubuhmu benar-benar mengalami defisiensi nutrisi sehingga terapi yang diberikan tepat sasaran dan aman bagi kesehatanmu.