Pada musim mudik Lebaran di Indonesia kali ini, Bejo Jahe Merah kembali menghadirkan Booth Bejo Anti Angin di sejumlah lokasi strategis selama periode mudik hingga arus balik Lebaran 2026 yang berlangsung pada pertengahan hingga awal April 2026. Kehadiran booth ini diharapkan dapat membantu para pemudik menjaga kondisi tubuh agar hangat dan nyaman selama perjalanan yang panjang dan melelahkan.

Head of OTC, Women Health and Natural Wellness Category PT Bintang Toedjoe, Andry Mahyudi, mengatakan bahwa perjalanan mudik sering kali membuat tubuh lebih rentan mengalami kelelahan hingga masuk angin, terutama ketika pemudik harus menempuh perjalanan jauh dengan waktu tempuh yang tidak menentu.

Baca Juga: Bejo Anti Angin Spot Hadir di 129 Kota Indonesia selama Ramadan

"Setiap musim mudik kita melihat bagaimana rest area, pelabuhan, stasiun kereta api, hingga terminal bus menjadi titik penting bagi pemudik untuk berhenti sejenak dan memulihkan tenaga sebelum melanjutkan perjalanan. Karena itu, kami menghadirkan Booth Bejo Anti Angin di berbagai titik tersebut agar pemudik bisa mendapatkan dukungan untuk menjaga kondisi tubuh selama perjalanan," ujarnya dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Kamis (26/3/2026).

Sebagai gambaran, pada periode mudik Lebaran 2025, total pergerakan masyarakat tercatat mencapai sekitar 146,48 juta orang. Angka ini menunjukkan bahwa lebih dari separuh populasi Indonesia melakukan perjalanan pada periode tersebut. Lonjakan aktivitas perjalanan ini tentu berdampak pada meningkatnya kepadatan di berbagai titik transit, terutama rest area di jalur tol yang menjadi tempat persinggahan utama para pemudik.

Salah satu contohnya terjadi di Rest Area KM 207 Tol Palikanci yang mencatat lonjakan pengunjung hingga 210 persen selama periode mudik tahun lalu. Kondisi serupa juga terjadi di sejumlah rest area lain di jalur utama. Fakta ini menunjukkan bahwa titik-titik transit seperti rest area, terminal, dan pelabuhan penyeberangan memiliki peran penting sebagai tempat bagi pemudik untuk beristirahat sejenak sebelum kembali melanjutkan perjalanan menuju kampung halaman.

Secara keseluruhan, terdapat 147 titik booth Bejo Anti Angin yang beroperasi sejak awal musim mudik hingga berakhirnya arus balik. Lokasi-lokasi ini tersebar mulai dari pulau Jawa, Sumatra, Bali, hingga Sulawesi. Di beberapa titik tertentu, Bejo Jahe Merah juga menghadirkan Booth Bejo Anti Angin Spesial yang dilengkapi dengan berbagai aktivitas yang membantu mengatasi keluhan masuk angin yang sering terjadi. Keluhan masuk angin akibat perjalanan panjang, kelelahan, maupun perubahan cuaca selama perjalanan dapat dinyamankan kembali dengan aktivitas di booth seperti pijat relaksasi, minuman hangat, produk bejo serta games interaktif, sehingga para pemudik kembali segar, hangat, dan siap melanjutkan perjalanan dengan lebih nyaman.

Andry Mahyudi menambahkan, kehadiran Booth Bejo Anti Angin di berbagai titik perjalanan ini merupakan bagian dari kampanye "Silaturahmi Jangan Putus, Masuk Angin Bejo Yang Urus" dan komitmen Bejo Jahe Merah untuk menemani masyarakat Indonesia menjaga kesehatan agar dapat menikmati momen kehangatan berkumpul bersama keluarga di kampung halaman, hingga kemudian kembali ke wilayah tempat kerja dan kembali produktif.

"Bagi banyak orang, mudik bukan sekadar perjalanan pulang, tetapi juga momen penuh makna untuk berkumpul kembali dengan keluarga. Kami berharap kehadiran Booth Bejo Anti Angin dapat menjadi teman singgah bagi para pemudik agar mereka bisa melanjutkan perjalanan kembali ke kampung halaman, maupun kembali ke tempat kerja dengan kondisi tubuh yang lebih nyaman tanpa masuk angin," tutupnya.