Bejo Jahe Merah kembali menghadirkan program Bejo Anti Angin Spot di berbagai wilayah Indonesia. Khusus selama Ramadan, aktivitas juga difokuskan di 89 Masjid Agung di 129 kota dan kabupaten tersebar seluruh Indonesia. Momen tarawih dan iktikaf menjadi perhatian utama karena menjadi waktu di mana masyarakat berkumpul untuk beribadah, sering kali hingga larut malam dengan kondisi udara yang lebih dingin. Kehadiran Bejo Jahe Merah di momen ini diharapkan bisa menemani sekaligus membantu menjaga tubuh tetap hangat dari dalam sehingga ibadah tetap nyaman dan lancar.

“Bulan Ramadan kali ini kebetulan bertepatan dengan puncak musim hujan, memberikan tantangan yang tidak hanya jaga keimanan, tetapi juga jaga memastikan kesehatan tetap maksimal agar puasa lancar selama sebulan penuh. Bejo Jahe Merah hadir lebih dekat untuk menjaga daya tahan tubuh dan memberikan kehangatan lewat Bejo Anti Angin Spot,” papar Taras Putra Tarigan, Brand Manager Bejo Jahe Merah, dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Kamis (26/2/2026).

Baca Juga: Ellips Luncurkan Hair Mist 'Mist Me Up', Solusi Rambut Segar dan Lembut Selama Ramadan

Taras menuturkan, perubahan pola makan selama puasa dari yang biasanya tiga kali sehari menjadi hanya saat sahur dan berbuka, membuat tubuh perlu beradaptasi. Menjaga menu sahur dan berbuka dengan asupan seimbang jadi kunci agar tetap fit dan tidak mudah terserang masuk angin, terutama saat harus beraktivitas di pagi hari dengan suhu udara yang lebih dingin karena musim hujan.

Di sinilah peran bahan alami yang menghangatkan menjadi relevan. Jahe merah dikenal tinggi antioksidan dan memiliki sifat anti-inflamasi berkat kandungan shogaol, gingerol, dan zingerone. Konsumsi jahe merah saat sahur dan berbuka dapat membantu tubuh terasa lebih hangat dan terlindungi, sehingga lebih siap menghadapi perubahan suhu dan ritme aktivitas selama Ramadan.

Selain jahe merah, kurma yang identik dengan Ramadan juga baik dikonsumsi karena gula alaminya mudah diserap tubuh tanpa memicu lonjakan energi berlebihan yang membuat tubuh cepat lemas setelah berbuka. Dengan kombinasi jahe merah dan berbagai bahan alami lain seperti adas, daun mint, cabe jawa, madu, dan ekstrak kurma, tiap kemasan Bejo Jahe Merah dirancang untuk mendukung kesehatan tubuh, terutama di musim hujan yang rentan membuat tubuh mengalami masuk angin. Ditambah saat puasa, tubuh juga lebih rentan mengalami mual dan kembung, yang sejak lama dikenal dapat dibantu dengan bahan-bahan alami yang terkandung di dalam Bejo Jahe Merah.

Selama Ramadan, program Bejo Anti Angin Spot hadir di berbagai Masjid Agung, tempat wisata, dan pasar di kota-kota Indonesia. Aktivitas seru dari Bejo Jahe Merah tidak hanya berhenti di penghujung bulan Ramadan, tetapi juga akan dilanjutkan dengan momen mudik bersama yang tentunya akan diramaikan juga dengan Bejo Anti Angin Spot.

“Melalui Bejo Anti Angin Spot, Bejo Jahe Merah ingin menegaskan komitmennya untuk terus hadir sebagai sahabat andalan masyarakat Indonesia dalam menjaga kesehatan, terutama saat berpuasa di tengah puncak musim hujan, dengan cara yang relevan, hangat, dan dekat dengan kehidupan sehari-hari. Jangan sampai terlewat kebersamaan Bejo Anti Angin Spot di kota dan kabupaten masing-masing!” tutup Taras Putra Tarigan.