Batch 3 Novo Club sukses mencatat 5.806 proyek mahasiswa di berbagai daerah, mencakup inisiatif di bidang pendidikan, lingkungan, kesehatan, hingga ekonomi kreatif.
Project Leader Novo Club, Chairina Suci Andhisa, mengatakan bahwa 5.806 proyek mahasiswa tersebut merupakan buah dari komitmen jangka panjang ParagonCorp dalam membangun ekosistem yang benar-benar memberi ruang bagi anak muda untuk berkarya.
Ia menambahkan, Novo Club memegang teguh prinsip inklusivitas sejak awal program ini berjalan. Ia menegaskan program ini terbuka bagi mahasiswa aktif semester satu hingga delapan, tanpa menyaring berdasarkan nama kampus.
"Kami percaya potensi untuk berdampak tidak ditentukan oleh nama kampus yang tertera di kartu mahasiswa. Yang kami cari adalah mahasiswa yang berani mengambil langkah dan mau belajar bersama," katanya dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Kamis (30/4/2026).
Baca Juga: Harman Subakat Bicara Soal Budaya Kerja dan Sistem Anti-Fraud di Paragon
Chairina Suci Andhisa menjelaskan, pendekatan tersebut mencerminkan ParagonCorp sebagai perusahaan yang tumbuh bukan karena jalan pintas. Didirikan pada 1985, perusahaan ini membangun kapasitas dari dalam secara konsisten hingga menjadi salah satu perusahaan FMCG di Indonesia. Ia menegaskan bahwa semangat yang sama kini ditanamkan pada generasi muda.
"Banyak perubahan besar di dunia ini tidak dimulai dari orang yang paling siap, tetapi dari mereka yang cukup berani untuk melangkah. Jangan tunggu sempurna untuk memulai. Karena semua orang hebat hari ini pernah berada di titik yang sama: belum siap, tapi tetap melangkah," ujarnya.
Melalui Novo Club, ParagonCorp membawa misi tiga lapis: membangun innovation mindset, menyediakan platform talent development yang menyeluruh, dan menyiapkan pemimpin masa depan Indonesia. Ketiganya tidak berjalan terpisah, melainkan dirajut dalam satu perjalanan yang saling memperkuat, dari peserta yang baru belajar, hingga alumni yang kini memimpin perubahan di daerahnya masing-masing.
Perlu diketahui, Novo Club merupakan program pengembangan mahasiswa berdurasi 1,5 tahun yang diinisiasi ParagonCorp, perusahaan di balik Wardah, Make Over, Emina, dan 11 brand lain. Berbeda dari pola keterlibatan korporasi yang umumnya berbentuk sponsorship atau CSR jangka pendek, Novo Club dirancang sebagai perjalanan panjang di mana setiap peserta dibimbing untuk mengembangkan ide, mengeksekusi proyek nyata, dan akhirnya berdampak bagi masyarakat dan lingkungan sekitar.
Program ini bertumpu pada empat pilar yang berjalan bersamaan. Pilar pertama, learning & development membekali peserta dengan kapasitas kepemimpinan, berpikir kritis, dan inovasi sosial. Pilar kedua, group project menjadi ruang eksekusi inisiatif nyata di komunitas masing-masing.
Pilar ketiga, regional organization membangun jaringan kolaborasi lintas kampus dan daerah. Sementara pilar keempat yakni novo ambassador mendorong peserta terpilih untuk memperluas gerakan ini ke lingkungan kampus. Salah satu yang merasakan langsung dampak dari perjalanan itu adalah Nastiti Lestari dari Region 10.
"Seru sekali, karena aku bisa belajar dan juga mendapatkan teman baru. Aku bisa jalan-jalan juga sebagai salah satu anggota dari Novo Club Region 10. Ke depannya tentu saja aku akan melatih kepemimpinan aku, melakukan hal-hal yang positif dan ingin bisa berdampak lagi untuk membantu orang-orang sekitar," pungkasnya.