Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia menegaskan Presiden Prabowo Subianto tak menitipkan orang dan menaruh tokoh-tokoh politik di jajaran pimpinan di Badan Pengelola Investasi (BPI) Daya Anagata Nusantara (Danantara). Bahlil memastikan lembaga itu diisi oleh tokoh-tokoh profesional. 

"Ya saya pikir Danantara adalah sebuah lembaga keuangan yang dimiliki oleh negara. Dia semacam Temasek-nya Singapura lah. Kira-kira begitu. Badan pengelola investasi yang harus dilakukan secara profesional, kredibel," kata Bahlil di Kantor DPP Partai Golkar, Slipi, Jakarta Barat dilansir Kamis (27/3/2025).

Baca Juga: Prabowo Minta Anak Buah Perbaiki Kualitas Komunikasi Publik

“Saking profesional kredibelnya Pak Prabowo saja tidak menitipkan orang satu pun," tambahnya.

Ketua Umum Partai Golkar ini menegaskan, pemilihan jajaran pengurus Danantara ini dilakukan secara profesional oleh Prabowo.

"Itu dilakukan betul-betul secara profesional. Bahwa ada tokoh-tokoh yang menjadi bagian daripada kepengurusan, saya pikir itu tokoh-tokoh yang berintegritas, orang-orang yang profesional, yang sudah barang tentu punya reputasi, punya integritas, dan punya kemampuan," tegasnya.

Baca Juga: Mengenal Kresna Priawan Djokosoetono, Putra Mahkota Generasi Ketiga Bluebird

"Tujuannya apa? Agar lembaga ini bisa menjadi suatu lembaga yang menjadi kebanggaan bangsa dan sekaligus bisa menjadi salah satu instrumen untuk mendorong dan mengikat pertumbuhan ekonomi kita secara baik," tambahnya memungkasi.