AstraZeneca Indonesia menjalin kerja sama dengan Siloam Hospitals Kebon Jeruk dan Kelompok Kerja (POKJA) Gagal Jantung Pengurus Pusat Perkumpulan Kardiologi Indonesia (PP PERKI) untuk memperkuat penanganan gagal jantung di Indonesia melalui program pendidikan medis berkelanjutan HeartPUMP.

Kolaborasi yang ditandai dengan penandatanganan perjanjian kerja sama pada Selasa (4/8/2026) ini bertujuan meningkatkan kompetensi tenaga kesehatan dalam mendiagnosis dan menangani pasien gagal jantung, seiring tingginya beban penyakit kardiovaskular di Indonesia.

Berdasarkan data World Heart Federation, penyakit kardiovaskular menjadi salah satu penyebab kematian terbesar di Indonesia dengan hampir 700.000 kasus kematian pada 2024. Dalam tiga dekade terakhir, angka kematian akibat penyakit tersebut juga meningkat lebih dari dua kali lipat.

Baca Juga: Kolaborasi AstraZeneca Indonesia dan Rumah Sakit Kanker Dharmais Hadirkan Next-Generation Sequencing (NGS)

Presiden Direktur AstraZeneca Indonesia, Esra Erkomay, mengatakan transformasi layanan kesehatan memerlukan kolaborasi erat antara industri, organisasi profesi, dan fasilitas pelayanan kesehatan.

"Melalui program HeartPUMP, kami ingin mendukung lebih banyak tenaga kesehatan untuk mengakses pembelajaran yang relevan dan berbasis praktik sehingga semakin banyak pasien gagal jantung dapat memperoleh diagnosis yang tepat, tata laksana yang optimal, dan kualitas hidup yang lebih baik," ujar Esra dalam keterangan pers yang diterima Olenka.

Program HeartPUMP (Hands-on Education and Advanced Regular Training: Professional Skill Upgrading in Managing Heart Failure Patients) merupakan program preceptorship yang diinisiasi oleh POKJA Gagal Jantung PP PERKI dengan dukungan AstraZeneca Indonesia. Sejak diluncurkan pada 2025, program ini telah melibatkan sejumlah rumah sakit rujukan nasional untuk meningkatkan kompetensi dokter spesialis jantung melalui observasi klinis, diskusi kasus, dan pertukaran pengalaman.

Baca Juga: AstraZeneca Dorong Inovasi Terapi Lupus (SLE) untuk Tingkatkan Kualitas Hidup Pasien

Dalam perluasan program tersebut, Siloam Hospitals Kebon Jeruk menjadi rumah sakit swasta pertama yang bergabung dalam jejaring HeartPUMP. Kehadiran rumah sakit ini diharapkan dapat memperluas akses tenaga kesehatan terhadap pembelajaran klinis berbasis praktik.

Hospital Director Siloam Hospitals Kebon Jeruk, dr. Melissa, MARS, mengatakan peningkatan kapasitas tenaga kesehatan menjadi salah satu fondasi utama dalam meningkatkan kualitas layanan bagi pasien gagal jantung.

"Melalui kolaborasi ini, kami berharap dapat menjadi pusat pembelajaran dan pertukaran pengalaman klinis yang memberikan manfaat bagi tenaga kesehatan sekaligus mendukung hasil kesehatan yang lebih baik bagi pasien di Indonesia," katanya.

Salah satu keunggulan yang dimiliki Siloam Hospitals Kebon Jeruk adalah Advanced Cardiac Care Clinic (ACCC), layanan terpadu yang menangani pasien gagal jantung dan penyakit jantung kronis dengan pendekatan multidisiplin. Klinik ini juga menyediakan layanan home telemonitoring, yang memungkinkan pasien tetap dipantau tenaga medis dari rumah untuk menjaga kesinambungan perawatan.

Baca Juga: AstraZeneca Indonesia dan Siloam Hadirkan Inovasi AI Pertama untuk Transformasi Layanan Kanker

Penanggung Jawab Program HeartPUMP di Siloam Hospitals Kebon Jeruk, dr. Leonardo Paskah Suciadi, Sp.JP(K), mengatakan pihaknya berharap program ini dapat menjadi wadah berbagi pengalaman klinis sekaligus mendorong pengembangan layanan dan riset gagal jantung di Indonesia.

Sementara itu, Wakil Ketua POKJA Gagal Jantung PP PERKI, dr. Wahyu Aditya, SpJP(K), FIHA, menilai HeartPUMP menjadi sarana penting untuk menjembatani perkembangan ilmu pengetahuan dengan praktik klinis sehari-hari.

Menurutnya, semakin banyak dokter yang mendapatkan kesempatan belajar langsung dari pusat layanan berpengalaman akan membantu pemerataan standar penanganan gagal jantung di berbagai daerah.

Baca Juga: Peran AstraZeneca Indonesia dalam Meningkatkan Kesadaran dan Pencegahan RSV pada Bayi Berisiko Tinggi

Ia menambahkan, sebelum menggandeng Siloam Hospitals Kebon Jeruk, program HeartPUMP telah bekerja sama dengan sejumlah rumah sakit rujukan nasional, seperti RS Jantung dan Pembuluh Darah Harapan Kita serta RS Hasan Sadikin Bandung.

Melalui kolaborasi ini, AstraZeneca Indonesia, Siloam Hospitals Kebon Jeruk, dan PP PERKI berharap adopsi praktik terbaik dalam tata laksana gagal jantung dapat semakin luas, sehingga lebih banyak pasien di Indonesia memperoleh diagnosis dan penanganan yang optimal.