Beberapa orang sangat suka tidur dengan bantal yang tebal dan empuk, sementara yang lain justru merasa tidak nyaman. Jika kamu sering terbangun di pagi hari dengan keluhan sakit leher atau punggung, kamu mungkin pernah tergiur untuk mencoba tidur tanpa bantal sama sekali.

Melansir dari laman Healthline, tidur tanpa bantal memang memberikan manfaat kesehatan tertentu, tetapi efeknya tidak sama bagi setiap orang. Kebiasaan ini sangat bergantung pada posisi tidur yang kamu lakukan.

Yuk, simak pro dan kontra serta panduan medisnya agar kamu tidak salah langkah.

Manfaat Tidur Tanpa Bantal

Fungsi utama bantal sebenarnya adalah menjaga tulang belakang tetap berada dalam posisi netral serta menyelaraskan posisi leher dengan seluruh bagian tubuh demi mendukung postur yang baik.

  • Membantu Posisi Tidur Tengkurap: Menurut University of Rochester Medical Center, tidur tengkurap sebenarnya menempatkan tulang belakang pada posisi yang tidak alami karena beban tubuh terpusat di bagian tengah (perut). Jika kamu tidur tengkurap memakai bantal tebal, sudut leher akan semakin mendongak dan tertekuk secara janggal. Dengan menyingkirkan bantal, posisi kepala akan tetap datar, sehingga mengurangi ketegangan di leher dan menjaga keselarasan tulang belakang.

  • Mitos Terkait Kesehatan Rambut: Beberapa produsen sarung bantal sering mengklaim bahwa bahan permukaan tidur (seperti sutra atau silk) berpengaruh pada kesehatan rambut. Namun, secara ilmiah belum ada studi yang membuktikan adanya hubungan langsung antara tidur tanpa bantal dengan tingkat kesuburan atau kesehatan rambut.

Baca Juga: Dokter Tirta Bagikan 3 Tips Tetap Bugar Meski Begadang Nonton Piala Dunia

Dampak Buruk Tidur Tanpa Bantal

Meskipun bermanfaat bagi orang yang gemar tengkurap, melewatkan bantal justru bisa menjadi petaka kesehatan bagi posisi tidur lainnya:

  • Postur yang Salah pada Posisi Terlentang & Miring: Jika kamu terbiasa tidur terlentang atau menyamping, tidur tanpa bantal akan memaksa tulang belakang berada pada posisi yang tidak alami. Hal ini memberikan tekanan berlebih pada persendian dan otot-otot tubuhmu.

  • Memicu Sakit Leher dan Sakit Kepala: Tidur menyamping atau terlentang tanpa bantal akan membuat leher meregang secara berlebihan sepanjang malam. Akibatnya, distribusi tekanan pada otot leher menjadi tidak merata, yang pada akhirnya memicu leher kaku, nyeri, hingga sakit kepala di pagi hari. Bahkan bagi orang yang tidur tengkurap pun, menyingkirkan bantal tetap memaksa kepala menoleh ke satu sisi, yang berpotensi meregangkan otot leher.

Tips Aman Beralih ke Tidur Tanpa Bantal

Jika kamu ingin mencoba metode tidur tanpa bantal ini secara aman, cobalah terapkan beberapa panduan taktis berikut:

  • Konsultasikan dengan Dokter: Sebelum memulainya, sangat disarankan untuk berbicara dengan dokter atau profesional kesehatan, terutama jika kamu memiliki riwayat penyakit tulang belakang atau kondisi medis tertentu.

  • Kurangi Ketinggian Secara Bertahap: Jangan langsung menyingkirkan bantal secara ekstrem. Mulailah dengan menggunakan kain atau handuk yang dilipat sebagai penopang kepala. Secara bertahap, kurangi lipatan handuk tersebut dari hari ke hari sampai tubuhmu terbiasa tidur di permukaan datar.

  • Gunakan Bantal Penopang Bagian Tubuh Lain: Jika kamu tidur tengkurap, letakkan bantal tipis di bawah perut dan panggul untuk membantu mengangkat bagian tengah tubuh agar tulang belakang tetap lurus. Jika kamu tidur terlentang, selipkan bantal di bawah lutut. Sedangkan jika tidur menyamping, jepitlah bantal di antara kedua lututmu.

  • Pilih Kasur yang Tepat: Tanpa adanya bantal kepala, kualitas kasur memegang peran yang sangat vital. Hindari kasur yang terlalu empuk karena akan membuat posisi punggung dan tulang belakangmu melesak ke bawah, yang memicu nyeri punggung kronis.