Wartawan Senior, Andy Flores Noya, mengungkapkan salah satu penyesalan terbesar dalam hidupnya, yakni masih menyimpan luka mendalam karena menolak perminaan terakhir sang ayah.

Andy F Noya menceritakan bahwa kala itu ia mendapatkan kesempatan untuk menonton pertandingan final Sarung Tinju Emas, salah satu ajang tinju amatir bergengsi. Namun, sang ayah memintanya untuk tidak pergi dan tetap tinggal di rumah untuk menjaga ibunya. 

“Hari itu, ayah saya yang tidak pernah melarang saya, mengatakan untuk jangan pergi. Saat saya tanya kenapa, dia mengatakan untuk jangan pergi dan meminta saya untuk menjaga ibu,” ujar Andy F Noya, dilansir Olenka pada Jumat, 29 Agustus 2025.

Baca Juga: Andy F Noya: Kaum Ibu Lebih Tangguh Hadapi Cobaan Hidup

Permintaan sang ayah membuat Andy bingung karena sebelumnya ia tidak pernah melarang. Andy sempat bersitegang dengan ayahnya karena ia bersikeras untuk pergi dan menonton pertandingan itu. Ia berniat menghadiri laga tersebut karena menonton final tinju merupakan salah satu impiannya.

“Ini tiket sudah di tangan, saya akan pergi. Tetapi ayah saya tetap melarang untuk jangan pergi. Akhirnya terjadi sedikit konflik. Saya bilang ke ibu saya, saya akan tetap pergi,” ungkapnya.

Andy tidak mengetahui bahwa permintaan ayahnya untuk tinggal di rumah saat itu merupakan permintaan terakhir dari sang ayah. Benar saja, baru beberapa langkah meninggalkan rumah, ia mendengar teriakan ibunya.

“Ibu saya menjerit memanggil nama saya. Saya berlari kembali dan melihat ayah saya sudah terjatuh di lantai,” ucapnya.

Andy berusaha keras menolong ayahnya, mulai dari memberikan bantuan pernapasan hingga resusitasi sederhana, namun semua upaya itu sia-sia. Sang ayah menatapnya untuk terakhir kali, sebelum benar-benar pergi. 

Andy mengaku bahwa peristiwa itu meninggalkan luka mendalam yang masih membekas hingga kini, terutama dengan adanya perdebatan kecil yang terjadi sebelum ayahnya wafat. 

Dari pengalaman itu, Andy berpesan, khususnya kepada generasi muda. Ia menekankan umtuk senantiasa mencintai dan menunjukkan kasih sayang kepada orang tua selagi mereka masih ada.

“Kita tidak pernah tahu kapan Tuhan akan memanggil mereka. Jadi tunjukkan cinta setiap saat kepada orang tua,” tambahnya.