Menurut Ahmad, keterbatasan akses terhadap solusi logistik yang mampu mengikuti skala pertumbuhan bisnis masih menjadi tantangan, dan hal ini turut mengubah cara pelaku usaha bersaing di pasar global.

“Keunggulan tidak lagi soal siapa yang memulai lebih dulu, tetapi siapa yang mampu berkembang lebih cepat dan konsisten. Keandalan menjadi pembeda,” jelas Ahmad. 

Ia juga menyoroti meningkatnya kebutuhan akan solusi logistik yang fleksibel dan sesuai kebutuhan, terutama untuk pengiriman skala besar.

“Kebutuhan terhadap pengiriman kargo berat terus meningkat seiring ekspansi bisnis ke pasar global. Hal ini mencerminkan kesiapan pelaku usaha Indonesia untuk bersaing di level yang lebih tinggi,” tambahnya.

Dalam lanskap ini, DHL Express Indonesia memposisikan diri sebagai mitra strategis bagi pelaku usaha yang ingin berkembang secara global.

Sekitar 40% pelanggan DHL Express Indonesia berasal dari segmen UMKM. Hal ini menunjukkan semakin besarnya minat UMKM untuk terlibat dalam perdagangan internasional.

Melalui jaringan globalnya, DHL menyediakan layanan ekspres serta solusi logistik terpadu, mulai dari pengiriman paket kecil hingga kargo dalam jumlah besar. 

DHL Express juga menghadirkan layanan Heavy Weight Express, yakni layanan pengiriman udara khusus dengan kapasitas hingga 1.000 kilogram per koli dan 3.000 kilogram per pengiriman, untuk menopang pertumbuhan bisnis dalam jangka panjang.

Dukungan tersebut juga diperkuat melalui GoTrade, inisiatif strategis DHL yang bertujuan membantu UMKM menembus dan berkembang di pasar global.

“Fokus kami bukan sekadar transaksi, tetapi membangun kemampuan UMKM agar bisa tumbuh secara konsisten di pasar global,” kata Ahmad.

Seiring semakin terbukanya akses ke pasar global dan pergeseran permintaan ke pengiriman dalam volume besar, peluang baru pun terbuka bagi UMKM Indonesia.

Menurut Poppy, momentum ini perlu dimanfaatkan secara strategis. “Ini momentum yang kuat. Dengan dukungan yang tepat, UMKM Indonesia punya peluang untuk tumbuh lebih cepat dan memainkan peran lebih besar di pasar global,” tutup Poppy.