Dr. Danny Yeong juga menegaskan bahwa selama 11 tahun terakhir, AIMS memegang dua prinsip utama dalam menjalankan bisnisnya, yakni menjaga keamanan dana pengguna dan memberikan layanan terbaik kepada komunitas.
“Pertama adalah memberikan keamanan dana (fund security) sebagai platform trading. Kita tahu kalau platform trading itu harus sangat menjaga hal-hal penting terkait dana nasabah,” jelasnya.
Selain itu, AIMS juga berupaya memberikan dampak positif yang lebih luas kepada komunitas yang mereka bangun.
“Selama 11 tahun perjalanan AIMS ini, kami memegang dua prinsip saja. Satu adalah keamanan dana, kedua adalah kami senantiasa ingin memberikan layanan terbaik kepada komunitas kami,” lanjutnya.
Sementara itu, Yang Mulia Tunku Mukhri, selaku Vice President Asia Records, mengatakan bahwa perkembangan AIMS kini tidak hanya bergerak di bidang trading, tetapi juga mulai merambah sektor olahraga, gaya hidup, dan networking.
“Sepanjang perjalanan ini, AIMS juga berkembang di bidang industri olahraga, gaya hidup, dan juga jaringan (networking). Alhamdulillah pada hari ini, dengan pengakuan penghargaan yang kami dapatkan, kami akan terus maju ke depan, mungkin lebih jauh lagi ke panggung global,” tutur Tunku Mukhri.
Ia juga menyampaikan rasa syukur atas pengakuan yang diterima AIMS dari Asia Record.
“Kami amat berbesar hati dan bersyukur menerima recognition ini. Ia adalah hasil daripada kerja keras seluruh team yang telah bersama-sama membina AIMS sejak awal penubuhan,” katanya.
Bagi AIMS, penghargaan tersebut bukan menjadi akhir perjalanan, melainkan motivasi untuk terus berkembang di pasar internasional dan membawa nama perusahaan ke level yang lebih tinggi.
“Kami percaya ini bukan penghujung, tetapi permulaan kepada pencapaian yang lebih besar. Fokus kami adalah untuk terus berkembang, mencipta impak yang lebih luas, dan membawa nama AIMS ke pentas global,” ujarnya.
Di sisi lain, Dato Kk Chua menuturkan, Asia Record juga melihat potensi besar perusahaan-perusahaan Indonesia untuk semakin banyak mencatatkan prestasi di tingkat Asia.
“Untuk Indonesia, akan lebih banyak lagi perusahaan-perusahaan unggulan yang akan kami angkat dan kami masukkan ke dalam Asia Record. Tahun ini kami proyeksikan dari Indonesia mungkin sekitar 50 perusahaan hingga akhir tahun ini,” tutupnya.
Baca Juga: 13 Tahun Finex: Edukasi Bukan Pelengkap, Tapi Fondasi Baru Industri Trading Indonesia