Menurunkan berat badan sering terasa lebih sulit dari yang dibayangkan. Sudah mencoba makan lebih sedikit, menghindari makanan enak, tetapi tetap merasa lapar, lelah, dan akhirnya tergoda ngemil di malam hari.
Masalahnya sering bukan pada kurangnya kemauan, melainkan pada keseimbangan nutrisi dalam makanan. Di sinilah protein berperan penting.
Protein membantu membuat Anda kenyang lebih lama, menjaga gula darah tetap stabil, dan mengurangi keinginan ngemil mendadak.
Kabar baiknya, Anda tidak membutuhkan diet ekstrem atau suplemen mahal. Banyak makanan tinggi protein yang sudah akrab di dapur dan mudah ditemukan di pasar atau toko terdekat.
Dan, berikut 7 pilihan makanan tinggi protein yang dapat membantu proses penurunan berat badan secara lebih nyaman dan berkelanjutan.
1. Telur
Telur merupakan salah satu sumber protein terbaik untuk membantu proses penurunan berat badan. Protein dalam telur dicerna lebih lambat sehingga membantu menahan rasa lapar lebih lama, membuat sarapan berbasis telur biasanya terasa lebih mengenyangkan dibandingkan roti atau sereal manis.
Selain itu, telur juga sangat mudah diolah, baik sebagai telur rebus, telur dadar dengan tambahan sayuran, maupun telur orak-arik sederhana yang praktis disiapkan di rumah.
Memulai hari dengan asupan protein dari telur dapat membantu mengurangi keinginan ngemil di pertengahan pagi. Meski terlihat sederhana, telur bekerja efektif membantu mengontrol nafsu makan sepanjang hari.
2. Paneer
Paneer atau keju segar khas India sudah cukup populer dan mudah diolah, sehingga mudah dimasukkan ke dalam menu sehari-hari.
Kandungan proteinnya tinggi dan dicerna lebih lambat, membantu rasa kenyang bertahan lebih lama. Agar manfaatnya optimal, paneer sebaiknya diolah dengan cara sederhana, seperti ditumis ringan, dicampur ke dalam salad, atau dijadikan kari ringan, dibandingkan digoreng yang dapat menambah kandungan lemak.
Selain itu, paneer tidak menyebabkan lonjakan gula darah seperti banyak makanan tinggi karbohidrat, sehingga membantu mengontrol rasa lapar sekaligus mengurangi keinginan ngemil berlebihan.
3. Yogurt Yunani
Yogurt mungkin jarang dianggap sebagai makanan utama dalam diet, padahal kandungan proteinnya cukup tinggi, terutama pada yogurt Yunani.
Selain membantu memberikan rasa kenyang lebih lama, yogurt juga mendukung kesehatan pencernaan, yang penting karena banyak wanita mengalami kembung atau gangguan pencernaan saat menjalani program penurunan berat badan.
Yogurt dapat dinikmati sebagai camilan, dicampur dengan buah dan biji-bijian, atau dijadikan bagian dari menu makan utama yang ringan namun mengenyangkan.
Ketika pencernaan membaik, energi tubuh pun cenderung lebih stabil, sehingga membantu menjaga konsistensi pola makan sehat dalam jangka panjang.
Baca Juga: 7 Pilihan Minuman Pagi untuk Mendukung Diet dan Penurunan Berat Badan