Growthmates, di tengah situasi dunia yang penuh ketidakpastian, mulai dari ketegangan geopolitik, ekonomi yang tidak stabil, krisis iklim, hingga darurat kesehatan, banyak orang merasakan kecemasan yang meningkat. Perasaan seperti ‘menunggu kabar buruk berikutnya’ kini menjadi hal yang umum.
Dikutip dari Times of India, Senin (30/3/2026), menurut Dr. Meenakshi Jain, Konsultan Senior Psikiatri, kondisi ini wajar terjadi.
“Kita memang tidak bisa mengendalikan apa yang terjadi di dunia, tetapi kita bisa belajar mengelola respons kita terhadapnya,” tukasnya.
Dan terkait hal tersebut, kata dia, ada sejumlah kebiasaan sederhana yang dapat membantu menjaga kesehatan mental tetap stabil, bahkan di tengah situasi yang tidak menentu.
1. Batasi Konsumsi Berita dan Media Sosial
Terlalu sering terpapar berita negatif dapat membuat otak merasa dunia selalu dalam keadaan berbahaya.
Membatasi waktu untuk mengakses berita dan media sosial membantu menjaga pikiran tetap jernih dan tidak mudah cemas.
2. Bangun Rutinitas Harian yang Stabil
Rutinitas memberikan rasa aman bagi otak. Aktivitas sederhana seperti bangun, makan, berolahraga, dan tidur di waktu yang konsisten dapat membantu menurunkan tingkat kecemasan secara signifikan.
3. Luangkan Waktu untuk Beristirahat
Di tengah kesibukan, penting untuk sengaja memperlambat ritme. Ambil jeda singkat untuk melakukan pernapasan sadar, peregangan, atau sekadar duduk dalam keheningan. Hal ini membantu menenangkan respons stres tubuh.
Baca Juga: 10 Tips Menjaga Kesehatan Mental yang Perlu Anda Terapkan di Tahun 2026