Retinol memang tengah naik daun sebagai salah satu andalan dalam rutinitas anti-aging. Kandungan turunan vitamin A ini banyak ditemukan dalam serum dan krim malam karena dikenal dapat membantu menyamarkan garis halus, memperbaiki tekstur kulit, hingga mengatasi tanda-tanda penuaan akibat paparan sinar matahari.
Namun, menjaga kulit tetap sehat ternyata tidak cukup hanya dari luar. Apa yang masuk ke dalam tubuh melalui makanan sehari-hari juga turut berperan. Sejumlah makanan kaya vitamin A dan beta-karoten dapat mendukung regenerasi serta pemeliharaan sel kulit dari dalam.
Meski tentu saja tidak bisa menggantikan efek retinol topikal, memasukkan makanan tersebut ke dalam pola makan seimbang dapat menjadi bagian dari strategi menjaga kulit tetap sehat dan terawat.
Lantas, makanan apa saja yang secara alami kaya vitamin A dan beta-karoten? Dikutip dari Times of India, Kamis (27/8/2026), berikut 5 di antaranya.
1. Ubi Jalar
Ubi jalar merupakan salah satu makanan yang mudah ditemukan dan kaya akan beta-karoten. Pigmen alami inilah yang memberikan warna oranye pada ubi jalar.
Di dalam tubuh, beta-karoten dapat diubah menjadi vitamin A sesuai kebutuhan. Vitamin A sendiri memiliki peran penting dalam menjaga kesehatan sel dan jaringan kulit.
Ubi jalar juga cukup fleksibel untuk diolah. Anda bisa memanggang, merebus, mengukus, atau menjadikannya campuran berbagai hidangan. Dibandingkan camilan ultra-proses, ubi jalar juga bisa menjadi pilihan yang lebih bernutrisi dan mengenyangkan.
2. Wortel
Wortel mungkin lebih sering dikenal karena manfaatnya untuk kesehatan mata. Namun, kandungan beta-karotennya juga menjadikannya salah satu makanan yang baik untuk mendukung kesehatan kulit.
Beta-karoten dapat diubah menjadi vitamin A di dalam tubuh, sementara berbagai senyawa antioksidan pada wortel membantu melindungi sel dari kerusakan akibat radikal bebas.
Wortel dapat dikonsumsi mentah sebagai salad, dimasukkan ke dalam sup, ditumis, atau diolah menjadi berbagai hidangan. Untuk membantu penyerapan beta-karoten, Anda bisa mengombinasikannya dengan sumber lemak sehat karena beta-karoten merupakan senyawa yang larut dalam lemak.
Baca Juga: Panduan Aman Menggunakan Retinol Tanpa Merusak Skin Barrier