Di tengah menjamurnya restoran modern dan kuliner kekinian, soto tangkar tetap menjadi salah satu makanan khas Betawi yang tak kehilangan penggemar. Hidangan berkuah santan dengan cita rasa gurih dan kaya rempah ini masih banyak diburu, terutama saat jam makan siang.
Tak hanya menawarkan rasa yang khas, soto tangkar juga menyimpan sejarah panjang. Konon, kuliner ini sudah dikenal sejak masa kolonial Belanda. Nama "tangkar" berasal dari tulang iga sapi yang dahulu menjadi bagian yang paling sering dikonsumsi masyarakat.
Meski berawal dari hidangan sederhana, soto tangkar kini menjelma menjadi salah satu ikon kuliner Betawi yang bertahan lintas generasi.
Baca Juga: 3 Kuliner Favorit Jokowi di Solo, dari Ayam Goreng Legendaris hingga Soto Langganan
Disajikan dengan nasi hangat, emping, tomat, dan sambal, semangkuk soto tangkar menawarkan perpaduan rasa gurih, pedas, dan aroma rempah yang menggugah selera.
Bagi Anda yang ingin mencicipi soto tangkar autentik di Jakarta, berikut lima tempat legendaris yang masih ramai pelanggan hingga sekarang.
1. Soto Tangkar Pak Jumanta
Nama Soto Tangkar Pak Jumanta sudah tidak asing bagi para pencinta kuliner Betawi. Berdiri sejak 1971, warung ini dikenal karena potongan daging sapi yang besar dan melimpah dalam setiap porsinya.
Kuah santan yang gurih berpadu dengan daging yang empuk menciptakan cita rasa khas yang membuat banyak pelanggan datang kembali. Berlokasi di kawasan Glodok, Jakarta Barat, tempat makan ini kerap dipadati pengunjung saat jam makan siang.
Baca Juga: 5 Nasi Ulam Legendaris di Jakarta yang Masih Diburu Pecinta Kuliner Betawi
Harga seporsi soto tangkar dibanderol mulai dari Rp30.000.
2. Soto Tangkar Kang Jaja
Bagi warga Jakarta Selatan, Soto Tangkar Kang Jaja menjadi salah satu destinasi favorit untuk menikmati soto tangkar yang kaya rempah.
Warung yang beroperasi sejak 2007 ini menawarkan beragam pilihan isian, mulai dari daging sapi, kikil, urat, tulang muda, hingga berbagai jenis jeroan. Kuah santannya yang gurih menjadi daya tarik utama yang membuat banyak pelanggan ketagihan.
Harga per porsi mulai dari Rp30.000.
Baca Juga: Mengenang Sosok Pendiri Merek Legendaris Teh Botol Sosro, Soegiharto Sosrodjojo
3. Soto Tangkar dan Sate Kuah Haji Diding
Jika berbicara soal soto tangkar legendaris, nama Haji Diding hampir selalu masuk dalam daftar rekomendasi.
Warung yang telah berdiri sejak era 1960-an ini terkenal dengan kuah merah oranye yang kaya rempah dan memiliki cita rasa kaldu yang kuat. Pengunjung dapat memilih berbagai isian, mulai dari iga sapi, kikil, babat, usus, hingga iso.
Meski berada di kawasan Pasar Pagi Lama, Jakarta Barat, tempat ini tetap menjadi langganan banyak pencinta kuliner Betawi.
Harga per porsi mulai dari Rp27.000.
4. Soto Tangkar Bang Edi
Sudah lebih dari 30 tahun melayani pelanggan, Soto Tangkar Bang Edi menjadi salah satu nama yang cukup populer di kalangan pemburu kuliner Jakarta.
Berlokasi di kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat, warung ini dikenal dengan kuah santan yang kental dan kaya rempah. Pengunjung bisa memilih berbagai isian sesuai selera, mulai dari daging sapi hingga aneka jeroan.
Dengan harga mulai Rp25.000 per porsi, Soto Tangkar Bang Edi menjadi pilihan yang cukup terjangkau untuk menikmati kuliner khas Betawi.
5. Soto Tangkar Tanah Tinggi
Soto Tangkar Tanah Tinggi termasuk salah satu yang paling legendaris di Jakarta. Usaha kuliner ini telah berdiri sejak 1946 dan masih mempertahankan resep khas yang diwariskan secara turun-temurun.
Keistimewaannya terletak pada potongan iga sapi yang besar, empuk, dan kaya rasa. Tak sedikit pelanggan yang datang khusus untuk menikmati cita rasa autentik yang sulit ditemukan di tempat lain.
Kini, gerainya berada di kawasan Gondangdia, Menteng, Jakarta Pusat dan tetap menjadi salah satu tujuan favorit para pencinta soto tangkar.
Harga per porsi mulai dari Rp50.000.
Bagi pencinta kuliner Nusantara, mencicipi soto tangkar bukan hanya soal menikmati makanan, tetapi juga merasakan sepotong sejarah kuliner Betawi yang terus hidup hingga kini.