Growthmates, ketika berbicara tentang landmark ikonik dunia, nama-nama arsitek laki-laki sering kali lebih dulu muncul di benak banyak orang.
Padahal, sejumlah arsitek perempuan juga telah melahirkan karya-karya monumental yang tidak hanya memukau secara visual, tetapi juga mengubah wajah arsitektur modern melalui desain yang inovatif dan penuh makna.
Mulai dari monumen bersejarah yang mengajak pengunjung untuk berefleksi hingga bangunan futuristik dengan bentuk yang revolusioner, karya-karya mereka membuktikan bahwa kreativitas dalam dunia arsitektur tidak mengenal gender.
Dan, dikutip dari Times of India, Rabu (22/7/2026), berikut 5 landmark ikonik dunia yang dirancang oleh arsitek perempuan dan layak masuk dalam daftar destinasi para pencinta arsitektur maupun pelancong.
1. Monumen Veteran Vietnam, Washington D.C., Amerika Serikat
Monumen Veteran Vietnam menjadi salah satu karya arsitektur paling berpengaruh pada abad ke-20. Monumen ini dirancang oleh arsitek Amerika, Maya Lin, setelah memenangkan kompetisi desain nasional pada 1981 saat masih menjadi mahasiswa arsitektur di Universitas Yale.
Berbeda dari monumen perang pada umumnya yang menampilkan patung atau simbol militer, Maya Lin memilih pendekatan minimalis berupa dinding granit hitam yang memuat nama para prajurit yang gugur.
Desain sederhana tersebut justru menghadirkan suasana reflektif dan emosional bagi setiap pengunjung.
2. Heydar Aliyev Center, Baku, Azerbaijan
Salah satu karya paling terkenal dari arsitek legendaris Zaha Hadid adalah Heydar Aliyev Center di Baku, Azerbaijan. Bangunan yang selesai pada 2012 ini dikenal berkat bentuknya yang bergelombang tanpa garis lurus maupun sudut tajam.
Desain futuristik tersebut membuat bangunan seolah tumbuh dari tanah dengan lekukan yang mengalir secara alami.
Inovasi rekayasa konstruksi yang digunakan menjadikan Heydar Aliyev Center sebagai salah satu ikon arsitektur modern paling dikenal di dunia.
Baca Juga: 10 Pulau Terbaik di Dunia 2026, Asia Dominasi Daftar dengan 6 Destinasi, Indonesia Masuk?