Pernah jalan kaki tanpa alas di atas rumput atau tanah? Aktivitas sederhana ini dikenal sebagai grounding atau earthing. Meski terlihat sepele, grounding disebut-sebut punya sejumlah manfaat bagi tubuh dan pikiran lho, Growthmates!

Menukil dari laman Health, penelitian tentang grounding memang  masih terbatas, dan sebagian besar studi berskala kecil. Namun, hasil awal menunjukkan bahwa grounding dapat mengurangi peradangan, nyeri, dan stres. Grounding juga dapat meningkatkan kualitas tidur dan aliran darah serta berdampak pada vitalitas.

Berikut telah dirangkum, Minggu (30/8/2026), lima manfaat grounding bagi kesehatan tubuh dan pikiran.

  1. Memperbaiki Suasana Hati

Salah satu manfaat grounding yang banyak dibicarakan adalah membantu meningkatkan suasana hati dan membuat tubuh terasa lebih rileks. Melakukan grounding selama sekitar satu jam sehari disebut dapat memberikan efek tersebut, terutama ketika dilakukan sebagai aktivitas santai di luar ruangan. 

Baca Juga: Kepala Serasa Berdenyut Saat Banyak Pikiran? Ini Hubungan Stres dan Migrain yang Wajib Kamu Tahu

Waktu sejenak untuk berjalan tanpa alas kaki dan merasakan langsung permukaan tanah juga bisa menjadi kesempatan untuk menjauh dari rutinitas dan menikmati suasana sekitar.

Meski begitu, manfaat grounding terhadap suasana hati dan relaksasi masih memerlukan penelitian lebih lanjut untuk memastikan seberapa besar pengaruhnya bagi tubuh.

  1. Menurunkan Tekanan Darah

Grounding juga disebut dapat membantu menurunkan tekanan darah, termasuk pada orang yang mengalami hipertensi atau tekanan darah tinggi. 

Salah satu penelitian menemukan adanya penurunan tekanan darah sistolik, yaitu angka bagian atas pada hasil pengukuran tekanan darah, setelah melakukan grounding. Tekanan darah sistolik tersebut dilaporkan menurun rata-rata sebesar 14,3%.

  1. Meningkatkan Kesehatan Jantung

Grounding juga disebut dapat memberikan dampak positif bagi kesehatan jantung. 

Berinteraksi langsung dengan permukaan bumi dipercaya dapat membantu mengurangi viskositas atau kekentalan darah serta penggumpalan sel darah merah. Kondisi tersebut memungkinkan aliran darah di dalam tubuh menjadi lebih baik. 

Baca Juga: Jangan Anggap Sepele! Ini 5 Manfaat Latihan Pernapasan yang Baik untuk Fisik & Mental

  1. Percepat Pemulihan Otot

Grounding juga mungkin berperan dalam membantu proses pemulihan tubuh setelah berolahraga. Terapi grounding disebut dapat membantu mempercepat pemulihan kerusakan otot yang terjadi setelah aktivitas fisik sekaligus mengurangi rasa sakit atau nyeri yang berkaitan dengan olahraga.

  1. Meningkatkan Kualitas Hidup

Grounding juga bisa dilakukan menggunakan alas atau lembaran khusus yang dirancang untuk mensimulasikan kontak dengan energi bumi. 

Penggunaan alat ini disebut dapat membantu meningkatkan energi sekaligus mengurangi rasa lelah.

Beberapa temuan juga menunjukkan adanya potensi manfaat terhadap fungsi fisik, suasana hati, rasa lelah, hingga nyeri.

Bagaimana Cara Melakukan Grounding?

Grounding bisa dilakukan dengan cara sederhana, yaitu berada di luar ruangan dan melakukan kontak langsung dengan permukaan bumi. 

Namun, kalau ingin melakukannya di dalam rumah, tersedia juga beberapa perangkat khusus yang dirancang untuk membantu memberikan sensasi kontak dengan bumi.

Baca Juga: Lelah dengan Media Sosial? Coba Baca 10 Buku yang Menantang Pikiran Ini

Berikut beberapa cara grounding yang bisa dicoba:

  • Grounding di luar ruangan: Cara paling mudah adalah berjalan tanpa alas kaki di atas rumput, tanah, atau permukaan alami lainnya. Bisa juga dengan duduk atau berbaring di atas rumput maupun menyentuh tanah dengan tangan. Berenang di laut juga termasuk salah satu aktivitas yang dapat dilakukan.
  • Grounding di dalam ruangan: Grounding juga bisa dilakukan menggunakan perangkat khusus, seperti alas, lembaran, gelang untuk pergelangan tangan atau kaki, maupun plester perekat. Perangkat tersebut biasanya dihubungkan ke sistem grounding melalui kabel yang terpasang pada port grounding di stopkontak listrik.

Apa yang Perlu Diperhatikan Sebelum Mencobanya?

Grounding umumnya dianggap aman, tetapi tetap ada beberapa hal yang perlu diperhatikan, terutama saat melakukannya di luar ruangan. Berjalan tanpa alas kaki di rumput atau tanah dapat meningkatkan risiko kaki terluka, termasuk akibat benda tajam, tanaman tertentu, atau gigitan serangga.

Jika memiliki alergi serbuk sari, sensitif terhadap gigitan serangga, atau berada di area yang berisiko terdapat tanaman beracun, sebaiknya lebih berhati-hati saat memilih lokasi grounding.

Bagi ibu hamil, sebaiknya hindari kontak langsung dengan tanah yang berpotensi terkontaminasi Toxoplasma gondii. Parasit ini dapat menyebabkan toksoplasmosis yang berisiko bagi kehamilan.