Menjelang Hari Raya Idul Fitri, momen turunnya Tunjangan Hari Raya (THR) selalu menjadi waktu yang dinantikan banyak masyarakat Indonesia. Selain untuk kebutuhan keluarga, sebagian besar masyarakat juga memanfaatkan THR untuk mempersiapkan penampilan terbaik saat merayakan Lebaran.
Berdasarkan survei dari YouGov Indonesia pada 2025, sebanyak 43% masyarakat Indonesia mengalokasikan THR mereka untuk membeli produk perawatan diri (personal care) dan kosmetik.
Kelompok Gen Z dan Milenial tercatat sebagai generasi yang paling banyak menggunakan dana tersebut untuk kebutuhan fesyen dan kecantikan demi tampil lebih percaya diri saat bersilaturahmi di hari raya.
Namun, di balik tren merawat penampilan tersebut, masih terdapat persoalan kesehatan dasar yang sering kali terabaikan, yakni kesehatan gigi dan mulut.
Data dari Survei Kesehatan Indonesia (SKI) menunjukkan bahwa 57% penduduk Indonesia berusia di atas tiga tahun mengalami masalah gigi. Ironisnya, hanya sekitar 11,2% atau sekitar 3 juta orang yang memiliki kesadaran dan akses untuk mencari pengobatan medis.
Kesenjangan ini juga terlihat di kalangan masyarakat pra-sejahtera, termasuk warga yang tinggal di sekitar Tempat Pembuangan Akhir Cipeucang. Bagi sebagian warga, pemeriksaan gigi profesional ke dokter masih dianggap sebagai sebuah kemewahan yang sulit dijangkau di tengah tuntutan memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari.
Melihat adanya kesenjangan akses terhadap perawatan kesehatan tersebut, perusahaan perawatan gigi usmile Indonesia bersama Human Initiative menghadirkan program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) bertajuk 'Bersama usmile Jadi Lebih Baik'.
Program yang diselenggarakan pada Selasa (10/3/2026) di area TPA Cipeucang ini bertujuan memberikan kesempatan yang lebih setara bagi warga kurang beruntung untuk merawat kesehatan diri, sehingga mereka dapat tampil lebih percaya diri saat menyambut Lebaran.
Dalam kegiatan tersebut, usmile menyediakan Free Dental Check Up (pemeriksaan gigi gratis) bersama tenaga medis profesional serta membagikan Sanitary Kit Package (paket kebersihan diri) kepada lebih dari 240 warga di sekitar kawasan tersebut.
Kegiatan sosial ini semakin meriah dengan kehadiran duo host populer Indonesia, Vincent Rompies dan Desta Mahendra. Keduanya turun langsung menyapa warga, menghibur anak-anak hingga orang dewasa melalui berbagai permainan interaktif seperti Tebak Gaya dan Pesan Berantai.
Baca Juga: Era Baru Perawatan Gigi, usmile Hadirkan Odol Parfum Pertama di Dunia
Suasana hangat juga terasa saat Vincent dan Desta berbincang santai dengan warga sambil menunggu waktu berbuka puasa. Kehadiran mereka berhasil menghadirkan keceriaan dan senyum di tengah masyarakat yang sehari-hari hidup berdampingan dengan lingkungan TPA.
Michelle, Country Director usmile Indonesia & Malaysia, menegaskan bahwa kesehatan gigi dan mulut memiliki peran penting dalam kehidupan sehari-hari, tidak hanya dari sisi estetika.
“Kesehatan oral bukan sekadar tentang estetika, melainkan tentang kualitas hidup dan kepercayaan diri. Kami percaya bahwa setiap orang berhak memiliki kesempatan yang sama untuk merawat diri. Melalui kampanye 30 Hari Jadi Lebih Baik, kami ingin memastikan warga di sekitar Cipeucang juga bisa merasakan momen kebahagiaan tersebut dengan kesehatan mulut yang memadai saat berkumpul bersama keluarga di hari kemenangan,” terang Michelle, dikutip Kamis (12/3/2026).
Inisiatif sosial ini merupakan bagian dari program Cause-Related Marketing (CRM) yang dijalankan usmile. Melalui program ini, perusahaan mengajak konsumen untuk ikut berdonasi membantu warga Cipeucang melalui pembelian Paket Oral Care Ramadan.
Sejalan dengan semangat masyarakat yang ingin tampil lebih percaya diri saat Lebaran, usmile juga memperkenalkan produk usmile Repair White, yang diformulasikan dengan teknologi FCap (Fluoride Calcium Powder) dan HAP (Hydroxyapatite).
Secara ilmiah, teknologi FCap bekerja menghantarkan ion kalsium dan fosfat ke dalam pori-pori mikro gigi untuk membantu memperkuat perlindungan enamel. Sementara HAP, yang merupakan mineral alami penyusun gigi, berfungsi mengisi retakan mikroskopis pada permukaan gigi melalui proses remineralisasi.
Kombinasi teknologi tersebut membuat permukaan gigi menjadi lebih halus dan mampu memantulkan cahaya dengan optimal, sehingga membantu memutihkan gigi hingga empat tingkat dalam tujuh hari, tanpa mengikis lapisan pelindung alami atau memicu rasa ngilu.
Ke depan, usmile berkomitmen untuk terus menghadirkan inovasi perawatan gigi berstandar profesional yang dapat digunakan di rumah, sekaligus menghadirkan dampak sosial nyata bagi masyarakat yang membutuhkan.
Melalui langkah kecil yang konsisten, perusahaan berharap dapat mendorong masyarakat untuk lebih peduli terhadap kesehatan gigi dan mulut.
Baca Juga: Kesadaran Oral Care Meningkat, Tren Pasta Gigi Pemutih Less Abrasive Kian Menguat