6. Poor Charlie’s Almanack disunting Peter D. Kaufman

Buku ini mengumpulkan pemikiran Charlie Munger, mitra bisnis Warren Buffett, mengenai pengambilan keputusan dan model mental lintas disiplin.

Munger menekankan pentingnya memahami psikologi, ekonomi, sejarah, dan ilmu lain secara bersamaan agar keputusan bisnis menjadi lebih matang dan tidak sempit.

7. Leading karya Alex Ferguson & Michael Moritz

Sir Alex Ferguson berbagi pelajaran kepemimpinan selama 26 tahun memimpin Manchester United menjadi salah satu klub sepak bola paling sukses di dunia.

Buku ini membahas bagaimana membangun budaya kemenangan, mengelola ego pemain bintang, melakukan regenerasi tim, dan mempertahankan standar tinggi setelah sukses besar.

8. Guns, Germs, and Steel karya Jared Diamond

Jared Diamond menjelaskan bagaimana faktor geografis dan lingkungan, bukan kecerdasan ras tertentu, membentuk dominasi peradaban dunia selama ribuan tahun.

Buku ini membantu pembaca memahami bagaimana sejarah, teknologi, dan kekuasaan berkembang melalui kondisi alam dan sumber daya.

9. Good to Great karya Jim Collins

Jim Collins meneliti perusahaan yang berhasil naik dari performa biasa menjadi perusahaan luar biasa dalam jangka panjang.

Ia menemukan pola penting seperti kepemimpinan rendah ego namun kuat, disiplin organisasi, serta strategi yang fokus pada kekuatan utama perusahaan.

10. Raising Girls karya Steve Biddulph

Psikolog Steve Biddulph memberikan panduan bagi orang tua dalam membesarkan anak perempuan, mulai dari masa kanak-kanak hingga remaja.

Buku ini membahas isu kepercayaan diri, tekanan sosial, citra tubuh, dan pentingnya komunikasi keluarga dalam mendukung perkembangan anak perempuan.

11. The Minefield Girl karya Sofia Ek

Memoar ini menceritakan masa kecil Sofia Ek di Bosnia saat perang 1990-an dan perjuangannya menjadi pengungsi di Swedia.

Kisahnya menggambarkan dampak perang terhadap kehidupan anak-anak serta perjuangan membangun kembali hidup di negara baru sambil membawa trauma masa lalu.

12. Sapiens karya Yuval Noah Harari

Harari menelusuri perjalanan manusia dari spesies kecil hingga menjadi penguasa planet melalui tiga revolusi besar: kognitif, pertanian, dan ilmiah.

Ia menyoroti bagaimana kemampuan manusia mempercayai konsep abstrak seperti uang, negara, dan agama memungkinkan kerja sama massal yang membentuk peradaban modern.

Nah Growthmates, daftar bacaan Daniel Ek di atas menunjukkan pola yang jelas, yaitu ia memilih buku yang menantang cara berpikir lama sekaligus memberi kerangka berpikir baru yang bisa diterapkan.

Buku-buku ini tidak hanya berbicara soal bisnis, tetapi juga psikologi, sejarah, budaya, hingga kemanusiaan. Semua itu membentuk perspektifnya yang lebih luas dalam mengambil keputusan. Tertarik membacanya juga?