PT Prodia Digital Indonesia (PRDI), anak perusahaan PT Prodia Widyahusada Tbk (kode saham: PRDA), menghadirkan fitur terbaru di aplikasi U by Prodia yaitu Diabetes Care.
Fitur ini memungkinkan pengguna (U-Friends)untuk mengetahui risiko diabetes, berbagai cara untuk mencegah komplikasi diabetes dan juga langkah-langkah awal yang harus dilakukan saat menjalani perawatan diabetes.
Informasi tersaji sesuai dengan kebutuhannya berdasarkan hasil penilaian Health Score dan profil kesehatan individu. Ini merupakan bagian dari upaya Prodia Digital untuk menghadirkan solusi yang mudah, cepat, dan dipersonalisasi khususnya bagi pengguna dalam rentang usia produktif dan aktif dalam kesehariannya.
Rudy Cahyadi, selaku Direktur PT Prodia Digital Indonesia mengungkapkan, pihaknya percaya setiap individu memiliki keunikan dengan berbagai perbedaan fisik, gaya hidup, juga kebutuhan kesehatannya masing-masing.
“Fitur Diabetes Care dirancang guna memberikan solusi yang dipersonalisasi sesuai dengan kebutuhan pengguna, mulai dari kebutuhan untuk mengidentifikasi diabetes lebih dini, memberikan rekomendasi pencegahan, hingga memahami langkah-langkah awal perawatannya,” tutur Rudy, dalam keterangan resminya, Jumat (21/3/2025).
Di Indonesia, prevalensi diabetes terbilang masih cukup tinggi pada 11,7% pada tahun 2023 dibandingkan dengan prevalensi diabetes di dunia sebesar 10,6% dan di kawasan Asia Tenggara sebesar 8,8% pada tahun 2021.
Selain itu, Survey Kesehatan Indonesia (SKI) 2023 menunjukkan bahwa terjadi kesenjangan perilaku pencarian pengobatan antara responden di usia produktif (18-59 tahun) dan di atas usia 60 tahun1. Artinya, generasi produktif cenderung tidak memperhatikan kesehatan karena tingkat kesibukan yang tinggi.
“Penderita diabetes di usia produktif seringkali mengabaikan pengecekan kesehatan. Padahal deteksi dini penyakit, khususnya diabetes, bisa mencegah orang menderita penyakit tersebut. Dengan Diabetes Care yang tersedia di aplikasi U by Prodia, pengguna dari usia produktif bisa mendapatkan akses kesehatan terkait diabetes, lebih mudah, cepat dan tepat karena dipersonalisasi sesuai kebutuhan mereka,” imbuh Rudy.
Baca Juga: Prediabetes Bisa Jadi Diabetes, Banyak Ruginya Jika Tidak Punya Asuransi Kesehatan