Yoshua juga menyoroti menyoroti bahwa tidak semua masyarakat di Indonesia memiliki akses untuk menikmati kopi segar dengan kualitas setara ritel, tetapi dengan harga yang lebih terjangkau. Untuk mendapatkan kualitas seperti itu, biasanya orang harus datang langsung ke kebun kopi, yang tentu tidak mudah.

Karena itu, keputusan untuk bertumbuh secara organik atau menggunakan pendanaan eksternal sangat bergantung pada tahap perkembangan perusahaan. Pelaku usaha perlu mempertimbangkan strategi yang paling sesuai dengan kebutuhan bisnisnya.

Baca Juga: Rayakan Ramadan, ShopBack dan Jago Coffee Bagi-Bagi 10.000 Minuman Gratis untuk Warga Jakarta

Namun, terlepas dari pilihan tersebut, hal yang paling penting adalah memiliki visi yang jelas dalam menjalankan bisnis, serta memastikan produk atau layanan yang diberikan benar-benar mampu memberikan nilai terbaik bagi pelanggan.

“Tapi yang penting dari semua hal tersebut, whether you need or you don't need in terms of external funding, yang paling pentingnya adalah bagaimana kita bisa membuatkan visi-visi untuk whatever business model you're in, untuk memberikan ke customer yang terbaik,” imbuhnya.