Ketua Komisi XIII DPR RI Willy Aditya terekam melontarkan ucapan “bacot kamu” kepada seorang staf saat memimpin Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (28/9/2026).

Momen tersebut terjadi ketika Willy tengah menjelaskan persoalan administrasi surat kepada Komisi II DPR RI terkait ketidakhadiran Ombudsman RI dalam rapat.

Di tengah penjelasannya, seorang staf mendatangi meja pimpinan untuk menyampaikan informasi terkait surat tersebut. Staf itu mengabarkan bahwa surat yang dimaksud sebenarnya sudah diterima.

Willy kemudian merespons staf tersebut agar kembali duduk. Namun, mikrofon pimpinan yang masih aktif dalam siaran langsung TVR Parlemen membuat respons tersebut terdengar jelas.

“Ndak usah, kamu duduk aja, bacot kamu,” ujar Willy.

Baca Juga: Idealnya Ambang Batas Parlemen 4-7 Persen, PDIP: Biar DPR Efektif!

Potongan rekaman suara tersebut kemudian beredar di media sosial dan menjadi perhatian warganet. Sejumlah komentar menyoroti ucapan Willy dalam forum rapat resmi yang disiarkan kepada publik.

RDP tersebut sendiri membahas polemik fasilitas mewah di Lapas Kelas IIA Cibinong. Persoalan itu mencuat setelah adanya temuan dalam inspeksi Ombudsman RI terhadap lapas tersebut.

Ketidakhadiran Ombudsman dalam rapat juga sempat menjadi pembahasan. Willy sebelumnya tengah menjelaskan prosedur administrasi terkait surat kepada Komisi II DPR RI, yang menjadi mitra kerja Ombudsman.

Dalam rapat, sejumlah anggota Komisi XIII mempertanyakan ketidakhadiran pihak yang melakukan pemeriksaan atau investigasi terkait temuan di Lapas Cibinong.

Anggota Komisi XIII DPR RI dari Fraksi Gerindra, Yan Permenas Mandenas, misalnya, meminta agar pihak yang melakukan investigasi turut hadir sehingga hasil pemeriksaan dapat dijelaskan secara langsung.

Baca Juga: Pemerintah Serahkan DIM RUU Pelindungan Ketenagakerjaan kepada DPR

“Catatan kritis saya, jangan sampai yang buat masalah tidak kita dengarkan. Terus yang kita dengarkan hasil investigasi, ini namanya rapat DPR tapi isinya kosong. Itu yang saya bilang. Jadi, hal seperti ini jangan sampai terjadi,” kata Yan dalam rapat.

Di tengah pembahasan tersebut, momen Willy menegur staf dengan mikrofon yang masih aktif kemudian ikut menjadi sorotan setelah potongan videonya beredar di media sosial.