PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) mencatatkan kinerja keuangan yang solid, didukung oleh operasional panas bumi yang stabil, kontribusi yang berkelanjutan dari portofolio angin, serta konsistensi dalam menjalankan strategi pertumbuhan Perseroan.
Hendra Soetjipto Tan, CEO Barito Renewables, menyampaikan bahwa portofolio panas bumi kami terus menghasilkan pembangkitan listrik yang stabil dan andal, sementara segmen angin tetap memberikan kontribusi terhadap kinerja Perseroan secara keseluruhan. Ketangguhan aset operasional kami telah mendorong peningkatan pendapatan, perbaikan marjin, serta pertumbuhan profitabilitas sepanjang periode tersebut.
Pada bulan Oktober, lanjutnya, BREN juga berhasil menyelesaikan proyek retrofit Darajat Unit 3, yang semakin memperkuat portofolio panas bumi kami dan meningkatkan total kapasitas terpasang panas bumi menjadi 935,55 MW. Pencapaian ini menunjukkan manfaat dari optimalisasi aset yang telah beroperasi seiring dengan semakin dekatnya Perseroan terhadap target kapasitas panas bumi sebesar 1 GW.
"Ke depan, kami akan terus berfokus pada keunggulan operasional, pengembangan proyek-proyek ekspansi, serta penciptaan nilai jangka panjang yang berkelanjutan bagi seluruh pemangku kepentingan," ungkapnya, dikutip pada Senin (2/11/2026).
Untuk periode sembilan bulan yang berakhir pada 30 September 2026, Perseroan membukukan pendapatan konsolidasian sebesar US$501 juta, meningkat 9,5% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, didukung oleh kinerja yang konsisten di seluruh portofolio energi terbarukan Perseroan. EBITDA meningkat 10,9% menjadi US$442 juta, dengan marjin EBITDA membaik menjadi 88,2% dari 87,1% pada periode yang sama tahun lalu, mencerminkan peningkatan efisiensi operasional serta profitabilitas yang tetap terjaga.
Laba bersih setelah pajak meningkat 21,8% menjadi US$161 juta, didorong oleh peningkatan laba operasional serta didukung oleh penurunan beban keuangan. Perseroan juga terus memperkuat posisi keuangannya, dengan rasio utang bersih terhadap ekuitas (Net Debt-to-Equity) membaik menjadi 1,60x dibandingkan 1,87x pada akhir tahun 2025.
Secara operasional, Perseroan terus mempertahankan kinerja yang andal di seluruh aset panas buminya sekaligus melanjutkan inisiatif peningkatan kapasitas pembangkit. Setelah berhasil menyelesaikan proyek retrofit Wayang Windu pada awal tahun ini, Perseroan kembali mencapai tonggak penting dengan diselesaikannya proyek retrofit Darajat Unit 3 pada Oktober 2026.
Proyek tersebut meningkatkan kapasitas pembangkitan unit dari 122 MW menjadi 130,55 MW, sehingga total kapasitas terpasang panas bumi Perseroan meningkat menjadi 935,55 MW. Proyek retrofit ini berhasil diselesaikan sesuai jadwal tanpa adanya insiden keselamatan kerja, menunjukkan komitmen Perseroan terhadap keunggulan operasional serta pelaksanaan proyek yang efektif.
Dengan portofolio operasional yang tangguh, posisi keuangan yang semakin kuat, serta kemajuan berkelanjutan dalam strategi ekspansi panas bumi, BREN tetap berkomitmen untuk menyediakan energi terbarukan yang andal dan mendukung transisi energi Indonesia. Perseroan akan terus mengupayakan pertumbuhan yang berkelanjutan dengan tetap menerapkan tata kelola perusahaan yang baik serta menciptakan nilai jangka panjang bagi seluruh pemangku kepentingan.