Seniman Indonesia, Varsam Kurnia, menerjemahkan makna perjalanan melalui karya The Wayfarer, hasil kolaborasinya bersama brand lifestyle asal Belgia, Hedgren.

Karya tersebut memadukan seni, eksplorasi, dan storytelling dalam sejumlah travel essential seperti luggage tag dan notebook cover.

Bagi Varsam, perjalanan bukan hanya soal mencapai destinasi, tetapi juga tentang menemukan pengalaman baru, bertemu orang-orang berbeda, serta membangun cerita personal.

Perspektif tersebut menjadi dasar dalam menciptakan karakter The Wayfarer yang menjadi bagian dari kolaborasi Hedgren.

Proses kolaborasi bermula ketika Hedgren mengajak Varsam berdiskusi mengenai karya dan koleksi yang dinilai memiliki kesesuaian dengan karakter seninya.

“Jadi pertama-tama aku di-approach oleh Hedgren. Berangkat dari karya-karya Hedgren sendiri, sesuatu yang walaupun sehari-hari dan simple tapi justru heavy storytelling. Dari sana mereka cerita, mereka ada koleksi yang mereka rasa cocok ditambahin dengan aku, dan dari sana baru ada dialog,” ungkap Varsam, saat press conference kodeksi Hedgren koleksi Autumn/Winter 2026 (AW26), di Summarecon Mall Kelapa Gading (MKG) 2, Jakarta, Rabu (9/9/2026).

Dari dialog tersebut, Varsam kemudian mengembangkan The Wayfarer sebagai karakter yang merepresentasikan sosok pengembara. Ia menilai konsep tersebut memiliki keterkaitan dengan DNA Hedgren yang selama ini dekat dengan aktivitas sehari-hari dan perjalanan.

“Menurut aku sendiri, Hedgren kan memang DNA-nya untuk traveling dan sehari-hari. Dan aku sebagai orang yang suka traveling, I think something yang seperti itu semua orang punya. Travel, to see something new, to see new people, meet new things. Dari sana aku membangun si karakter Wayfarer tersebut,” kata Varsam.

Dalam karya The Wayfarer, Varsam menghadirkan sejumlah elemen visual seperti kompas, teleskop, matahari, dan bulan. Berbagai simbol tersebut digunakan untuk menggambarkan perjalanan yang tidak memiliki batas serta keterbukaan terhadap pengalaman baru.

“Kalau kalian lihat di gambarnya, ada kompas, ada teleskop, dan juga matahari dan bulan. Itu menunjukkan kalau traveling itu nggak ada batasnya. Semua penjuru, semua horizons, ada beauty in everything as long as kita buka hati untuk kedatangan yang datang,” tuturnya.

Baca Juga: Hedgren Rilis Koleksi AW26, Gandeng Varsam Kurnia Lewat 'The Wayfarer'

Karakter The Wayfarer juga dirancang dengan nuansa klasik. Varsam menyertakan berbagai atribut khas seorang pengembara, termasuk binoculars dan teleskop, yang menurutnya selaras dengan estetika Hedgren yang mengedepankan karakter timeless.

“Kalau misalnya kalian bisa lihat, dia ada kostumnya agak-agak klasik. Ada binoculars, ada teleskopnya juga dan sebagainya. Menurutku itu agak masuk juga ke estetik Hedgren sendiri dan sesuatu yang timeless,” ujarnya.

Namun, Varsam tidak ingin The Wayfarer hanya melekat pada karakter tertentu. Ia justru membuat karya tersebut berfokus pada storytelling agar setiap orang dapat menemukan makna dan karakter mereka sendiri ketika menggunakannya.

“Karena aku membuat karyanya agak berat di cerita. Dan aku suka dengan idenya, ini bisa menambah karakter ke semua orang yang memakai konsepnya sendiri,” jelasnya.

Bagi Varsam Kurnia, cara seseorang melakukan perjalanan hingga menentukan barang yang dibawa juga dapat menjadi bentuk ekspresi diri. Setiap pilihan tersebut dapat merepresentasikan personalitas sekaligus cerita yang dimiliki seseorang.

“Dari aku sih, aku memang punya brand juga dan aku juga seorang traveler. And I think again, the way we travel, the way we carry things, to express ourselves, dan bentuk apa pun dari choices itu menunjukkan personalitas dan cerita bagi kita masing-masing,” katanya.

Ia pun melihat adanya kesamaan antara pendekatan artistiknya dengan filosofi Hedgren yang mengutamakan fungsi sekaligus storytelling.

“Menurut aku Hedgren cocok di storytelling dan filosofinya juga,” ujar Varsam.

Konsep tersebut kemudian diterapkan pada sejumlah exclusive travel essential, termasuk luggage tag dan notebook cover yang juga dapat digunakan sebagai passport case.

Bagi Varsam, pemilihan produk tersebut berkaitan erat dengan fungsi perjalanan sekaligus pengalaman personal yang menyertainya.

“Dari luggage bag kita menyimpan identitas dan notebook kita bisa menyimpan memori dan cerita dari perjalanan kita,” katanya.

Baca Juga: merché Luncurkan Jade Series sebagai Koleksi Spesial Akhir Tahun yang Elegan dan Timeless