Selain konsultasi dengan dokter umum selama 24 jam, pelanggan juga dapat memanfaatkan layanan pengiriman obat, mengajukan santunan rawat inap secara digital, hingga menggunakan berbagai fitur wellness untuk memantau kondisi kesehatan harian.

Layanan tersebut bahkan dapat terhubung dengan perangkat wearable sehingga pengguna bisa memantau kesehatannya secara lebih menyeluruh.

Tak hanya itu, paket ini juga memberikan perlindungan tambahan berupa santunan kecelakaan diri, santunan kematian, manfaat untuk cacat tetap akibat kecelakaan, serta kompensasi biaya medis. Seluruh manfaat tersebut dikemas dalam satu paket sehingga pelanggan tidak perlu mengakses layanan secara terpisah.

VP B2B/G2C Business Telkomsel, Jockie Heruseon, menilai, kolaborasi ini menjadi langkah untuk menghadirkan layanan kesehatan yang semakin inklusif melalui platform digital yang sudah akrab digunakan masyarakat.

"Kolaborasi ini memadukan jangkauan Telkomsel dan pendekatan Rey yang menyederhanakan layanan kesehatan, sehingga semudah membeli paket data. Kami berharap inisiatif ini dapat mendorong inklusivitas layanan kesehatan di Indonesia," kata Jockie Heruseon.

Telkomsel Sehat Aktif tersedia dalam tiga pilihan paket sesuai kebutuhan pelanggan. Paket pertama dibanderol Rp65.000 untuk masa aktif 30 hari dengan kuota internet 10 GB, santunan rawat inap hingga Rp100.000 per hari, serta perlindungan kecelakaan diri hingga Rp1 juta.

Sementara itu, paket kedua seharga Rp95.000 menawarkan kuota 18 GB, santunan rawat inap hingga Rp250.000 per hari, serta perlindungan kecelakaan diri hingga Rp2 juta.

Adapun, paket tertinggi dibanderol Rp150.000 dengan kuota internet 30 GB, santunan rawat inap hingga Rp500.000 per hari, dan perlindungan kecelakaan diri hingga Rp2 juta.

Baca Juga: Dataxet Sonar dan Telkomsel Bahas Peran Media Intelligence di Tengah Lanskap Media yang Dinamis