Membeli parfum secara online masih menjadi tantangan bagi banyak konsumen. Berbeda dengan berbelanja langsung di toko, pembeli tidak dapat mencium aroma parfum sebelum memutuskan membeli. Kondisi ini membuat banyak orang ragu melakukan blind buy karena khawatir aroma yang dipilih tidak sesuai dengan ekspektasi.
Untuk menjawab tantangan tersebut, platform e-commerce Blibli menghadirkan Blibli House of Scent, kanal kurasi parfum yang membantu pelanggan menemukan aroma berdasarkan karakter, suasana hati, hingga gaya hidup.
Menurut VP of Health & Beauty Blibli, Priscilia Cynthia, memilih parfum merupakan pengalaman yang sangat personal karena berkaitan dengan identitas diri dan preferensi masing-masing individu.
Baca Juga: Blibli Catat Pertumbuhan Pendapatan Hingga 67% di Kuartal I-2026
“Memilih parfum adalah perjalanan personal. Melalui Blibli House of Scent, kami ingin mengubah keraguan saat blind buy menjadi pengalaman eksplorasi diri yang menyenangkan. Dengan kurasi parfum lokal yang disusun berdasarkan mood, aktivitas, dan preferensi gaya hidup, kami berharap setiap orang dapat menemukan aroma yang benar-benar merepresentasikan jati dirinya,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Senin (8/6/2026).
Dalam kurasinya, Blibli mengelompokkan parfum berdasarkan aktivitas dan karakter aroma. Untuk menemani produktivitas sehari-hari, misalnya, tersedia pilihan aroma ringan dan menenangkan yang memberikan kesan bersih serta nyaman.
Sementara untuk momen santai bersama teman, aroma floral yang ringan dan ceria menjadi salah satu rekomendasi yang ditawarkan.
Baca Juga: Blibli Dorong Gaya Hidup Hijau Lewat Gerakan Kelola E-Waste
Bagi mereka yang aktif berolahraga atau banyak beraktivitas di luar ruangan, parfum dengan karakter segar dan energik dinilai lebih sesuai. Adapun aroma hangat dan sensual menjadi pilihan untuk acara malam atau suasana yang lebih intim dan elegan.
Tren pencarian parfum yang lebih personal juga sejalan dengan pertumbuhan industri wewangian di Indonesia. Berdasarkan data Statista 2026, pasar parfum nasional diproyeksikan terus tumbuh hingga 2031, didorong oleh semakin luasnya akses belanja melalui platform digital.
Pertumbuhan tersebut turut membuka peluang bagi merek-merek parfum lokal untuk berkembang. Sejumlah fragrance artisan dalam negeri kini menghadirkan produk dengan kualitas dan ketahanan aroma yang mampu bersaing dengan produk internasional.
Baca Juga: 5 Brand Parfum Lokal yang Wajib Masuk Wishlist Pecinta Wewangian
Menurut Blibli, meningkatnya minat masyarakat terhadap parfum menunjukkan bahwa wewangian kini tidak lagi sekadar pelengkap penampilan, tetapi juga menjadi bagian dari ekspresi diri.
Oleh karena itu, memahami karakter aroma dan kebutuhan penggunaan menjadi faktor penting agar konsumen tidak salah memilih parfum saat berbelanja secara online.