Growthmates, siapa di sini yang suka makan sambil menonton Netflix, video YouTube, atau acara televisi? Kebiasaan ini mungkin sudah menjadi bagian dari rutinitas sehari-hari, sehingga waktu makan terasa kurang lengkap tanpa ditemani layar.

Namun, menurut penelitian psikologi, kebiasaan yang sekilas tampak sepele ini ternyata dapat memengaruhi cara kita menikmati makanan, terutama dalam mengenali salah satu sinyal penting yang diberikan tubuh saat makan.

Abai dengan Sinyal Kenyang

Makan bukan hanya tentang memasukkan makanan ke dalam tubuh. Otak terus-menerus menerima informasi tentang rasa, bau, tekstur, rasa kenyang, dan kepuasan. Isyarat-isyarat ini membantu menentukan kapan makan harus berakhir.

Baca Juga: Cuma 3 Porsi Sehari, Makanan Ini Bisa Bantu Tekan Risiko Penyakit Jantung

Sebuah studi tahun 2006 yang diterbitkan dalam British Journal of Nutrition seperti dikutip dari laman Times of India, Minggu (27/9/2026), meneliti apa yang terjadi ketika perhatian teralihkan selama makan. Para peneliti meminta peserta untuk makan Jaffa Cakes sambil bermain game komputer atau tanpa gangguan. 

Mereka yang terganggu mengalami perubahan yang lebih kecil dalam rasa kenyang dan keinginan untuk makan dibandingkan dengan mereka yang makan tanpa gangguan. Temuan tersebut menunjukkan bahwa gangguan dapat mengurangi sensitivitas terhadap isyarat yang biasanya membantu menandai akhir makan.

Sederhananya, kamu mungkin masih merasa kenyang secara fisik, tetapi Anda mungkin tidak terlalu memperhatikan perasaan tersebut.