Ia juga menegaskan bahwa seluruh spektrum baru akan langsung diintegrasikan ke jaringan perusahaan.
"Baik 700 MHz maupun 2,6 GHz akan langsung digunakan di jaringan. Semakin rendah frekuensinya, semakin baik cakupan dan penetrasinya," ujarnya.
Menurut Shurish, tambahan spektrum 50 MHz pada pita 2,6 GHz bahkan lebih besar dibandingkan spektrum 2,3 GHz yang saat ini dimiliki perusahaan.
Hal itu memungkinkan pelanggan menikmati kualitas layanan yang lebih optimal. Pada perangkat yang telah mendukung teknologi carrier aggregation, spektrum 2,3 GHz dan 2,6 GHz bahkan dapat digabungkan sehingga menghasilkan total bandwidth hingga 90 MHz.
Meski demikian, ia mengatakan implementasi spektrum baru akan disesuaikan dengan kebutuhan di setiap wilayah sehingga perusahaan belum menetapkan daerah prioritas secara spesifik.
"Semua akan disesuaikan dengan kebutuhan di setiap area," katanya.
Selain memperluas jaringan, XLSMART juga tetap menjaga disiplin investasi. Menurut Shurish, saat ini perusahaan menjalankan tiga investasi besar secara bersamaan, yakni integrasi jaringan pascamerger, modernisasi infrastruktur, dan pembangunan jaringan 5G.
"Saya tidak bisa mengungkapkan angka investasi secara rinci karena investasi kami bukan hanya untuk 5G. Kami juga berinvestasi untuk integrasi jaringan dan modernisasi infrastruktur. Ketiga investasi tersebut berjalan bersamaan sebagai bagian dari rencana perusahaan," jelasnya.
Ia memastikan seluruh investasi tersebut dilakukan dengan tetap mengedepankan efisiensi agar kinerja perusahaan tetap berada pada jalur yang sehat.
"Dengan anggaran yang telah kami tetapkan, kami tetap fokus mengelola biaya secara disiplin. Karena itu, kinerja perusahaan tetap berada di jalur yang kami harapkan dan kami optimistis dapat memenuhi seluruh komitmen yang telah kami sampaikan hingga akhir tahun," tuturnya.
Menutup penjelasannya, Shurish menegaskan bahwa menjadi penyedia jaringan 5G terbaik tidak hanya ditentukan oleh kecepatan unduh, tetapi juga oleh pengalaman pelanggan secara menyeluruh.
Menurutnya, penghargaan Ookla menjadi bukti bahwa kualitas jaringan XLSMART dinilai langsung oleh para pengguna melalui pengujian sehari-hari.
"Penghargaan ini berasal dari pengalaman nyata pelanggan yang setiap hari melakukan pengujian jaringan. Jaringan 5G terbaik bukan hanya soal kecepatan, tetapi juga kapasitas dan latensi yang rendah sehingga layanan menjadi lebih responsif. Ketika pelanggan membutuhkan koneksi yang cepat dan stabil, jaringan harus mampu memberikan pengalaman terbaik. Itulah yang terus kami bangun," tutup Shurish.
Baca Juga: ZTE dan XLSMART Percepat Pengembangan 5G Berbasis AI untuk Perluas Akses Broadband di Indonesia