Prasetyo mengatakan, presiden telah meminta jajarannya mengambil langkah serius. Ia juga telah berkoordinasi dengan jajaran Kementerian/Lembaga (K/L) terkait untuk menindaklanjuti kejadian ini.
"Kami sudah berkoordinasi dengan menteri dalam negeri, kami sudah berkoordinasi dengan menteri sosial untuk melakukan penanganan-penanganan terhadap keluarga dan terutama memikirkan supaya kejadian ini tidak terulang kembali," jelasnya.
Ia menegaskan, pemerintah menjadikan peristiwa ini sebagai bahan evaluasi menyeluruh terhadap kebijakan pengentasan kemiskinan yang selama ini dijalankan.
"Oleh karena itulah kita bekerja sangat keras untuk bagaimana sesegera mungkin kita memastikan tidak ada lagi saudara-saudara kita yang berada di bawah garis kemiskinan," ujarnya.
Menurut Prasetyo, langkah proaktif di tingkat desa dan kelurahan akan membantu pemerintah pusat mempercepat pengentasan kemiskinan sekaligus memastikan kehadiran negara bagi masyarakat kurang mampu.
Oleh karenanya, kepala desa harus aktif memantau serta mengawasi kondisi kelompok masyarakat rentan, terutama warga yang belum mendapatkan bantuan sosial dari pemerintah.
"Dengan berbagai upaya harus terus kita dorong ya, untuk memastikan kalaupun belum bisa kita berdayakan secara mandiri, tetapi kehadiran atau intervensi pemerintah harus kita pastikan untuk menyentuh ke seluruh lapisan, terutama yang paling bawah, sehingga kejadian-kejadian seperti ini tidak terulang kembali," pungkasnya.