Kobe menjadi salah satu kota di Jepang yang ramah dikunjungi wisatawan muslim. Selain terdapat masjid tertua yang sudah berdiri sejak 1935, ada banyak mushola hingga sejumlah restoran halal food yang dihadirkan di Kobe.

Meski moeslem friendly, faktanya tak banyak yang datang berkunjung ke Kobe. Tahun lalu, tercatat hanya ada 11.000 wisatawan yang mengunjungi Kobe, termasuk day trip. Dan hanya ada 4.600 wisatawan yang memilih untuk menginap. Hal tersebut menjadi salah satu 'PR' bagi pemerintah setempat untuk meningkatkan kunjungan pariwisata.

Sebagai langkah inisiatif, Kobe Tourism Bureau (Biro Pariwisata Kobe) menjalin sinergi dengan JCB Indonesia dalam rangka promosi pariwisata. Melalui kerja sama yang ditandai dengan penandatangan Nota Kesepahaman ini, pihaknya berharap bisa mendatangkan lebih banyak wisatawan dari Indonesia untuk berkunjung ke Kobe, Jepang.

Baca Juga: Laporan SiteMinder: Jepang dan Pulau Jawa Jadi Tujuan Utama Destinasi Wisatawan Indonesia 2025

"Kami sedang mencari kesempatan untuk pasar di Indonesia lewat kerja sama dengan JCB Indonesia. Kami berharap, semakin banyak turis Indonesia datang ke Kobe, mohon kerjasamanya untuk JCB," ujar Executive Director Kone Tourism Bureau, Ms. Rikako Nakanishi dalam agenda penandatanganan MoU yang berlangsung di kawasan Karet, Jakarta Selatan, Jumat (6/12/2024).

Melalui kerjasama ini, perusahaan akan memperkuat akuisisi permintaan kunjungan, terutama dengan menargetkan nasabah-nasabah kelas atas di pasar Indonesia yang berkembang pesat.

Berdasarkan MoU, JCB dan Biro Pariwisata Kobe akan mengembangkan langkah-langkah promosi pariwisata yang komprehensif. Secara khusus, sebagai tahap pertama mulai Januari 2025, langkah-langkah uji coba pemasaran akan diluncurkan untuk pemegang kartu JCB yang diterbitkan di Indonesia untuk merangsang konsumsi di kota ini.

"Melalui kerja sama ini kami ingin mengenalkan Kobe kepada pelanggan JCB Card. Sebagai langkah awal, kami ingin memberikan keuntungan khusus kepada para pemegang kartu JCB," tutur Senior Executive Officer JCB Co, Mr. Yoshiko Kaneko, dalma kesempatan yang sama.

Baca Juga: Mengenal Kakeibo, Budaya Menabung ala Masyarakat Jepang

Kemitraan ini juga akan menawarkan akomodasi istimewa di hotel-hotel kelas atas di Kobe, program diskon khusus di restoran-restoran tradisional Jepang, dan secara bertahap akan meluncurkan manfaat eksklusif bagi pemegang kartu JCB di tempat-tempat wisata yang representatif di Kobe. 

Upaya ini bertujuan untuk menciptakan nilai tambah bagi masyarakat Indonesia yang tertarik dengan Jepang ketika mereka mengunjungi Kobe dan tinggal di kota ini, serta meningkatkan kepuasan mereka selama mengunjungi Jepang.

Selain itu, data statistik mengenai tren konsumsi pemegang Kartu JCB* akan digunakan untuk menganalisis perilaku wisatawan mancanegara. Berdasarkan informasi ini, daya tarik Kota Kobe akan dikomunikasikan secara efektif kepada pemegang kartu JCB yang diterbitkan di Indonesia dan membangun sebuah model yang dapat memperkuat permintaan wisatawan melalui kolaborasi antara pemerintah daerah dan sektor swasta.

Kedepannya, proyek ini ingin memperluas jangkauan ke wilayah Asia Tenggara dan Asia Timur, juga merevatilisasi perjalanan inbound ke Jepang melalui kolaborasi dengan pemerintah daerah baru. ※Data statistik mengenai area, jenis bisnis, dan jumlah uang yang dibelanjakan di Kobe oleh pemegang kartu JCB di luar negeri, termasuk pemegang kartu JCB yang diterbitkan di Indonesia.