Penguatan kehadiran Sequis Life di Bekasi juga ditopang oleh kinerja keuangan perusahaan yang tetap solid. Kondisi keuangan yang sehat menjadi indikator penting atas kemampuan perusahaan dalam memenuhi komitmen perlindungan kepada para nasabah sekaligus menjaga keberlanjutan bisnis.
Berdasarkan laporan keuangan unaudited tahun 2025, Sequis Life membukukan pendapatan premi bruto sebesar Rp3,20 triliun dengan total aset mencapai Rp23,50 triliun.
Perusahaan juga mencatat laba bersih sebesar Rp4,16 triliun serta tingkat solvabilitas atau Risk Based Capital (RBC) sebesar 626 persen, jauh di atas ketentuan minimum regulator.
Kinerja positif tersebut berlanjut hingga Mei 2026. Sequis Life mencatat pendapatan premi bruto sebesar Rp1,32 triliun, laba bersih Rp358,44 miliar, serta total aset sebesar Rp22,55 triliun dengan RBC tetap kuat di level 515 persen.
Pada periode yang sama, perusahaan juga merealisasikan pembayaran klaim dan manfaat kepada nasabah senilai Rp599 miliar sebagai wujud komitmen dalam memberikan perlindungan kepada para pemegang polis.
Terakhir, Edisjah mengajak seluruh tenaga pemasar untuk memanfaatkan kantor pemasaran baru sebagai pusat edukasi keuangan bagi masyarakat.
Ia berharap, semakin banyak masyarakat yang memahami pentingnya memiliki perlindungan asuransi sejak dini, sekaligus melihat profesi tenaga pemasar sebagai peluang karier yang menjanjikan bersama Sequis Life.
"Kami berharap kantor pemasaran baru ini tidak hanya menjadi pusat layanan bagi nasabah, tetapi juga menjadi sarana untuk meningkatkan literasi keuangan masyarakat serta membuka peluang bagi lebih banyak individu yang ingin berkarier sebagai tenaga pemasar Sequis Life," tutup Edisjah.
Baca Juga: Sequis Life Perkuat Pemberdayaan Perempuan Melalui Program Sequis SHEPRENEUR