Filosofi Empat Bunga Utama
Koleksi Sekar Setaman mengeksplorasi empat jenis bunga yang sarat makna simbolis, seperti:
- Bunga Seruni (Krisan) melambangkan keteguhan hati, optimisme, serta kebahagiaan.
- Anggrek Bulan merepresentasikan keanggunan abadi, kemurnian, dan cinta yang tulus.
- Bunga Kenanga dikenal sebagai simbol keluhuran budi, kesetiaan, serta kedamaian.
- Bunga Mawar menggambarkan keindahan, cinta, dan romantisme yang universal.
Nilai-nilai tersebut kemudian diterjemahkan ke dalam ragam busana yang elegan, memadukan teknik batik cap, batik tulis, dan tulkom (tulis kombinasi). Setiap teknik dipilih untuk menonjolkan detail motif serta karakter kain yang digunakan.
Adapun, material yang dipakai pun tidak sembarangan, mulai dari sutra crepe, Thai silk, organza, hingga tenun ATBM, sehingga menghadirkan busana yang ringan, anggun, sekaligus nyaman dikenakan.
Palet warna solid dan pastel turut memperkuat kesan lembut sekaligus modern, tanpa meninggalkan identitas klasik batik itu sendiri.
Menurut Diana, koleksi ini juga menjadi bukti bahwa batik terus berkembang mengikuti zaman tanpa kehilangan akarnya.
“Koleksi ‘Sekar Setaman’ adalah bukti bahwa batik tidak pernah berhenti bertumbuh. Kami memadukan akar tradisi yang dalam dengan ekspresi mode kontemporer, menciptakan busana yang bukan hanya indah dipandang, tetapi juga menyentuh jiwa dan bercerita. Ini adalah penghormatan kami pada kearifan lokal dan pada setiap perempuan yang mengenakannya dengan bangga,” tutupnya.
Baca Juga: 3 Langkah Strategi Heritage Tech Batik Keris di Era Fesyen Digital