Sebagai ruang aman bagi perempuan untuk bertumbuh, belajar, dan memimpin, Women’s Space Mentorship Program yang diinisiasi ParagonCorp bersama APDC Indonesia berhasil menarik ribuan pendaftar. Sebanyak 60 peserta terpilih dari total 3.894 pendaftar mengikuti Women’s Space Mentorship Bootcamp 2026, yang berlangsung 20-21 Juni 2026 di Jakarta.
Women's Space merupakan safe space bagi perempuan untuk bertumbuh, belajar, dan memimpin yang diinisiasi oleh ParagonCorp. Melalui program ini, peserta didorong untuk menemukan potensi terbaiknya, memperkuat kapasitas kepemimpinan, serta mewujudkan gagasan menjadi aksi nyata yang berdampak.
"Women's Space hadir sebagai ruang aman untuk perempuan. 60 peserta yang terpilih bukan sebuah kebetulan dari ribuan pendaftaran. Tim membaca satu per satu perjalanan hidup kalian, perjuangan, mimpi yang ingin diraih. Peserta yang tepilih bukan hanya dilihat dari potensi, tapi keberanian untuk bertumbuh,” ujar dr. Sari Chairunnisa, Sp.D.V.E, FINSDV, Deputy CEO ParagonCorp dalam Opening Women’s Space Mentorship Bootcamp 2026 di Jakarta, Sabtu (20/6/2026).

Perempuan sering kali menjalani banyak peran dalam kehidupannya, sebagai profesional, pengusaha, penggerak komunitas, maupun bagian dari keluarga. Di tengah berbagai tanggung jawab tersebut, tidak selalu mudah untuk menyediakan ruang bagi diri sendiri untuk belajar dan bertumbuh.
“Melalui Women's Space Mentorship Program, kami ingin menghadirkan ruang yang aman dan suportif agar perempuan dapat mengenali potensinya, memperkuat kapasitas kepemimpinannya, serta berani melangkah lebih jauh dalam menciptakan dampak bagi lingkungan sekitar,” tuturnya.
Sebagai perusahaan yang tumbuh dengan semangat pemberdayaan, ParagonCorp meyakini bahwa perempuan memiliki peran penting dalam menciptakan perubahan positif di berbagai lini kehidupan. Melalui Women's Space, ParagonCorp berkomitmen menghadirkan ruang belajar, kolaborasi, dan pengembangan diri yang dapat membantu perempuan bertumbuh menjadi pemimpin yang memberikan dampak bagi lingkungan sekitarnya.
Sebanyak 60 peserta yang terpilih berasal dari berbagai latar belakang, mulai dari entrepreneur, penggerak organisasi sosial dan NGO, hingga profesional lintas sektor. Mereka dikurasi dari 3.894 perempuan yang mendaftar dalam kurun waktu dua minggu dan berasal dari berbagai wilayah Indonesia, dari Aceh hingga Manokwari, Papua.
Peserta yang lolos seleksi berada pada rentang usia 25–38 tahun dengan rata-rata usia 30 tahun. Melalui rangkaian masterclass dan mentorship intensif, mereka akan mendapatkan ruang belajar yang aman (safe space), jejaring yang suportif, serta pendampingan langsung dari para perempuan pemimpin yang telah berpengalaman di bidangnya.
Lebih dari sekadar pelatihan, Women's Space Mentorship Program dirancang sebagai proses inkubasi kepemimpinan yang membantu peserta memahami potensi diri, memperkuat kemampuan komunikasi dan storytelling, mengembangkan kapasitas memimpin tim, serta membangun fondasi literasi keuangan yang mendukung keberlanjutan karier, usaha, maupun kontribusi sosial mereka.
Setelah mengikuti masterclass, peserta dibagi ke dalam tiga kelompok mentorship berdasarkan bidang kontribusi masing-masing, yaitu Entrepreneur, Socio Entrepreneur/NGO, dan Professional Across Sectors. Pendekatan ini memungkinkan setiap peserta memperoleh pendampingan yang lebih relevan dengan tantangan dan peluang yang mereka hadapi dalam perjalanan kepemimpinannya.
Melalui program ini, Women's Space berharap dapat membangun ekosistem perempuan yang saling mendukung, menginspirasi, dan bertumbuh bersama. Berkolaborasi dengan APDC Indonesia sebagai mitra pelaksana program mentorship, Women's Space ingin menghadirkan lebih banyak ruang pengembangan kepemimpinan yang dapat diakses perempuan Indonesia dari berbagai latar belakang.
Kehadiran lebih banyak perempuan dalam posisi kepemimpinan diharapkan tidak hanya memberikan manfaat bagi individu, tetapi juga memperkuat organisasi, komunitas, dan masyarakat secara lebih luas.
"Ketika perempuan diberi ruang yang aman untuk belajar, bermimpi, dan bertumbuh, mereka tidak hanya mengembangkan dirinya sendiri. Mereka menggerakkan keluarga, tim, organisasi, dan komunitas di sekitarnya. Karena itu, Women's Space hadir bukan hanya sebagai program mentorship, tetapi sebagai ruang yang mengingatkan setiap perempuan bahwa mereka memiliki kekuatan untuk bersinar dan tidak perlu berjalan sendirian dalam perjalanan kepemimpinannya." tutup dr. Sari Chairunnisa, Sp.D.V.E, FINSDV, Deputy CEO ParagonCorp.
Hadirkan 13 Pemimpin Perempuan Inspiratif
Tingginya antusiasme terhadap program ini terlihat dari jumlah pendaftar yang mencapai 3.894 perempuan dari berbagai daerah di Indonesia. Dari jumlah tersebut, hanya 60 peserta terpilih yang memperoleh kesempatan untuk mengikuti proses pembelajaran intensif dan berinteraksi langsung dengan para mentor berpengalaman.
Women's Space Mentorship Program 2026 menghadirkan 13 pemimpin perempuan lintas sektor yang telah menunjukkan kontribusi nyata di bidang masing-masing.
Pada sesi Leadership & Personal Growth, peserta belajar bersama:
- Nadia Habibie, Executive Board The Habibie Center dan Executive Director Habibie & Ainun Foundation
- dr. Mesty Ariotedjo, Co-Founder & CEO Tentang Anak
- Analisa Widyaningrum, CEO APDC Indonesia, Psikolog, Konsultan, dan Trainer
- Dhini Aminarti, Public Figure dan Inspirator Perempuan
Pada sesi Entrepreneurship & Innovation, peserta akan mendapatkan pembelajaran dari:
- Prita Ghozie, Founder & CEO Zap Finance
- Shana Fatina, Founder & CEO Komodo Water
- Nicky Clara, Disability Womenpreneur
- Azalea Ayuningtyas, Sustainability and Impact Strategist
Sementara pada sesi Career, Communication, and Impact Leadership, peserta belajar bersama:
- Astri Wahyuni, Director of Corporate Affairs ParagonCorp
- Glory Oyong, Corporate Communication Director Kompas Gramedia
- Gita Syahrani, Sustainable Commodity & Business Manager, WRI Indonesia
- Amirah Zerlett, Professional Digital Marketing Practitioner
- Ajeng Ashamarandhany, Certified Career Coach & Leadership Trainer
Melalui kombinasi masterclass, mentoring kelompok, diskusi interaktif, dan networking session, para mentor akan berbagi pengalaman mengenai kepemimpinan berbasis nilai, pengembangan diri, komunikasi yang berdampak, pengembangan karier dan bisnis, literasi serta perencanaan keuangan, hingga kemampuan membangun tim dan menggerakkan perubahan di lingkungan masing-masing.
"Kami tidak sekadar mengundang pembicara. Kami memilih para perempuan yang telah membuktikan bahwa kepemimpinan dapat dijalani dengan beragam cara, latar belakang, dan perjalanan hidup. Kami berharap peserta dapat belajar langsung dari pengalaman nyata para mentor, sekaligus melihat bahwa mereka pun memiliki peluang yang sama untuk tumbuh, memimpin, dan menciptakan dampak," ujar dr. Sari Chairunnisa, Deputy CEO ParagonCorp.
Selain memperoleh wawasan dari sesi pembelajaran, peserta juga mendapatkan kesempatan berdialog secara langsung dengan para mentor mengenai tantangan, peluang, dan pengalaman yang mereka hadapi dalam membangun karier, organisasi, maupun inisiatif sosial. Pendekatan ini diharapkan dapat membantu peserta memperoleh perspektif yang lebih luas sekaligus membangun keberanian untuk mengambil peran kepemimpinan yang lebih besar.
Program mentorship ini dirancang untuk menjangkau perempuan dari berbagai latar belakang dan bidang kontribusi, mulai dari entrepreneur, socio entrepreneur, pegiat organisasi non-profit, hingga profesional lintas industri.
Pendekatan yang lebih personal memungkinkan peserta memperoleh pengalaman belajar yang sesuai dengan kebutuhan dan tantangan masing-masing. Melalui sesi mentoring, peserta dapat mendiskusikan berbagai isu yang mereka hadapi secara langsung dengan mentor yang memiliki pengalaman relevan, sehingga menghasilkan pembelajaran yang lebih kontekstual dan berdampak.