Di lingkungan kerja maupun kehidupan sosial, reputasi yang baik dapat membangun kepercayaan dan membuka lebih banyak peluang. Namun, akan menjadi masalah ketika setiap keputusan yang diambil semata-mata didasarkan pada keinginan untuk menyenangkan semua orang atau menghindari penilaian negatif.

“Namun, kalau kita bertuhan pada reputasi, maka kita nggak bisa ngapa-ngapain,” lanut Eileen.

Baca Juga: 3 Tips Public Speaking untuk Introvert agar Lebih Percaya Diri

Tanpa disadari, kebiasaan tersebut dapat membuat seseorang lebih sering menunda mengambil keputusan, enggan mencoba hal baru, hingga mengorbankan nilai yang sebenarnya diyakini hanya demi mempertahankan citra. Padahal, selalu berusaha memenuhi ekspektasi semua orang adalah hal yang mustahil.

“Jadilah diri kita sendiri, berdiri di atas kaki sendiri, dan yakini bahwa prinsip yang kita punya itu sudah sesuai dengan moral yang kita punya,” tukasnya.

Pada akhirnya, bertumbuh memang tidak selalu membuat semua orang setuju. Akan selalu ada penilaian, komentar, bahkan kritik dari sekitar. Namun selama keputusan yang diambil tidak bertentangan dengan nilai dan moral yang diyakini, keberanian untuk menjadi diri sendiri justru menjadi salah satu kunci untuk hidup lebih tenang dan terus berkembang.