Rambut rontok menjadi salah satu masalah yang kerap memengaruhi kepercayaan diri banyak orang. Di tengah aktivitas yang padat dan berbagai tuntutan kehidupan sehari-hari, kerontokan rambut sering kali memunculkan rasa khawatir berlebih hingga membuat seseorang lebih fokus pada apa yang hilang daripada proses pertumbuhan yang sebenarnya sedang berlangsung.

Melihat fenomena tersebut, Dove Hairfall Control meluncurkan kampanye bertajuk "Flip the Focus" yang mengajak masyarakat mengubah sudut pandang terhadap rambut rontok.

Melalui kampanye ini, Dove mendorong masyarakat untuk lebih menghargai progres pertumbuhan rambut serta berbagai pencapaian dalam kehidupan yang sering kali terlewat karena terlalu fokus pada kekurangan atau kehilangan.

Baca Juga: Dove Luncurkan Hairfall Control, Inovasi Perawatan Rambut Berbasis Skincare untuk Kulit Kepala

Kampanye tersebut terinspirasi dari pengalaman banyak orang Indonesia yang menghadapi tantangan rambut rontok dalam kesehariannya. Salah satunya adalah Hanny Soegianto, seorang ibu sekaligus konten kreator asal Bandung yang mengalami kerontokan rambut ekstrem setelah melahirkan akibat perubahan hormon.

Kondisi tersebut bahkan sempat menyebabkan beberapa bagian rambutnya mengalami kebotakan atau pitak. Sebagai seorang konten kreator yang aktif tampil di depan publik, Hanny mengaku sempat mengalami tekanan dan stres yang justru memperburuk kondisi rambutnya.

Namun, titik balik terjadi ketika ia mulai menyadari kemunculan banyak rambut baru atau baby hair di tengah proses pemulihan yang dijalani.

Baca Juga: Kolaborasi PERDOSKI Jakarta dan Dove Jadi Langkah Strategis Edukasi Rambut Rontok

"Titik balik saya dimulai ketika melihat banyak baby hair tumbuh. Saya sadar selama ini terlalu fokus pada apa yang rontok dan hilang, padahal ada proses pertumbuhan yang sedang terjadi," ujarnya.

Menurut Hanny, pengalaman tersebut mengajarkannya untuk lebih menghargai setiap proses dalam kehidupan, termasuk dalam perannya sebagai seorang ibu.

"Menjadi ibu benar-benar tugas yang mulia. Saya merasa bisa menyayangi orang lain lebih dari diri saya sendiri," katanya.

Baca Juga: Ubah Paradigma Perawatan Rambut Rontok, Dermatolog Soroti Peran Kulit Kepala

Fenomena munculnya baby hair sebenarnya merupakan bagian dari siklus alami pertumbuhan rambut. Dalam proses tersebut, folikel rambut kembali aktif dan memunculkan rambut-rambut baru sebagai bagian dari regenerasi.

Kehadiran baby hair yang sering kali tidak disadari ini menjadi tanda bahwa proses pemulihan dan pertumbuhan tetap berjalan meskipun seseorang sedang mengalami kerontokan.

Shakina Dharma, Demand Generation Lead for Premium Hair & Innovation Unilever Indonesia, mengatakan bahwa kampanye "Flip the Focus" hadir untuk membantu masyarakat melihat kemajuan kecil yang sering terabaikan.

"Kami percaya bahwa setiap proses sekecil apa pun layak untuk dirayakan. Melalui gerakan Flip the Focus, Dove ingin mengubah rasa khawatir menjadi optimisme dengan membantu masyarakat melihat progres nyata yang sering kali terlewat. Kemunculan baby hair menjadi bukti nyata bahwa di balik setiap tantangan, selalu ada proses yang tetap bertumbuh," ujar Shakina.

Baca Juga: Cuaca Lagi Tak Menentu? Ini 5 Amunisi Daily Routine Agar Rambut & Kulit Tetap Sehat

Ia menambahkan, Dove ingin menjadi teman perjalanan masyarakat dalam menghadapi berbagai tantangan, termasuk dalam menjaga kesehatan rambut dan kulit kepala.

Sebagai bagian dari kampanye tersebut, Dove menghadirkan sebuah film dokumenter pendek yang mengangkat kisah nyata perjalanan pertumbuhan rambut dari berbagai individu dengan latar belakang berbeda.

Beberapa figur yang terlibat antara lain Asida Dara yang bekerja di industri kreatif, Shavira Agatha yang dikenal sebagai pelari dan entrepreneur, Namira Adjani sebagai pegiat olahraga sekaligus konten kreator, serta Hanny Soegianto.

Melalui kisah mereka, Dove ingin menunjukkan bahwa setiap orang memiliki perjuangan masing-masing dan proses pertumbuhan yang layak dirayakan.

Pesan tersebut juga diwujudkan melalui pameran interaktif bertajuk Dove Real Growth Gallery yang digelar di Fashion Atrium, Mall Kota Kasablanka, Jakarta, pada 2 hingga 7 Juni 2026. Dalam pameran tersebut, masyarakat dapat melihat langsung berbagai kisah perjalanan pertumbuhan rambut dari sejumlah figur inspiratif sekaligus membagikan cerita pertumbuhan diri mereka sendiri.

Selain menghadirkan ruang berbagi pengalaman, Dove juga memperkenalkan pendekatan perawatan rambut yang berfokus pada kesehatan kulit kepala.

Menurut Dove, akar dari masalah rambut rontok sering kali berkaitan dengan kondisi kulit kepala, sehingga perawatan perlu dilakukan secara menyeluruh dan sesuai kebutuhan masing-masing individu.

Untuk diketahui, Dove Hairfall Control menghadirkan pendekatan personalized scalp care yang dirancang untuk berbagai jenis kulit kepala masyarakat Indonesia. Produk ini dikembangkan bersama para ahli rambut dan dilengkapi berbagai kandungan seperti Biotin, Micellar, Niacinamide, dan Hyaluron untuk membantu menjaga kesehatan kulit kepala serta mendukung pertumbuhan rambut yang lebih kuat.

Dove mengklaim formulasi tersebut dapat membantu mengurangi rambut rontok sekaligus mendukung pertumbuhan hingga lebih dari 2.700 helai rambut dalam empat minggu penggunaan.

Melalui kampanye "Flip the Focus", Dove berharap masyarakat tidak lagi hanya terpaku pada kerontokan rambut, tetapi mulai memperhatikan berbagai tanda pertumbuhan yang muncul sebagai bagian dari proses pemulihan.