Pegiat media sosial Mazdjo Pray turut membagikan hasil ramalan tentang kriteria Presiden RI 2029 mendatang yang dinilai berbeda dari Presiden Prabowo Subianto.
Dalam kanal Youtube YouthTV Indonesia, ia mengatakan jika pemilih Indonesia cenderung memilih presiden dengan karakter yang berlawanan dari presiden sebelumnya.
Baca Juga: Ancaman Prabowo Tak Main-Main pada Pelaku Kejahatan Karhutla, Dengar Nih!
Seperti terpilihanya Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) pada Pilpres 2014 lalu, karena dianggap antitesis dari Presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).
"Dulu Jokowi itu dianggap menarik karena antitesa presiden sebelumnya, ya kan di Indonesia itu dikenal sebagai demokrasi kebalik," ujarnya seperti dikutip, Selasa (25/8/2026).
Baca Juga: DPR Dukung Prabowo Seret Pelaku Kejahatan Karhutla ke Meja Hijau
Lanjutnya, ia mengaku melihat pola tersebut terlihat dari pergeseran preferensi publik, ketika presiden sebelumnya sipil, masyarakat cenderung menginginkan presiden berlatar militer, dan terjadi sebaliknya.
"Nah, kalau hal itu teori itu masih berlaku, maka 2029 itu bisa jadi yang jadi presiden adalah yang pertama sipil, yang kedua tenang pembawaannya, yang ketiga harmonis hubungannya dengan semua orang. Kira-kira itu bisa jadi itu ya," tegasnya.