Nama Tamanu Oil sudah lama berseliweran di dunia kecantikan sebagai salah satu bahan alami (botanical ingredient) terbaik dari Sulawesi untuk meredakan jerawat. Namun, tahukah kamu kalau mengoleskan Tamanu Oil murni atau mentah ke wajah justru berisiko tinggi membuat kulit berjerawat semakin breakout?

Tekstur Tamanu Oil mentah yang padat (dense) dan kaya lipid ternyata rentan menyumbat pori-pori kulit yang mudah berjerawat. Untuk memecahkan masalah ini, brand skincare lokal From This Island bersama Sekolah Farmasi ITB dan EBM Scitech Research Center melakukan riset selama hampir tiga tahun.

Hasilnya, mereka berhasil memurnikan fraksi bioaktif terbaik dari Tamanu dan menciptakan PolyAcNix™, bahan aktif inti yang kini hadir dalam rangkaian Tamanu Acne Series.

Baca Juga: From This Island Bersama ITB Luncurkan Skincare Berbasis 'Intellectual Property' Asli Nusantara

5 Fakta Menarik di Balik Inovasi Tamanu Modern

  1. Tidak Semua Tamanu Oil Aman untuk Acne-Prone Skin: Tamanu Oil konvensional terlalu berat di kulit. Melalui riset ilmiah, bagian bioaktifnya saja yang diambil agar efektif tanpa menyumbat pori.

  2. Kerja Optimal dengan Konsentrasi Rendah: Bahan aktif PolyAcNix™ terbukti secara laboratorium memiliki aktivitas anti-bakteri, regenerasi sel kulit, dan performa anti-acne yang jauh lebih tinggi ketimbang Tamanu Oil biasa meski dosisnya lebih rendah.

  3. Bisa Di-Mix Langsung dengan Foundation: Punya jerawat bukan berarti harus musuhan dengan makeup! Kamu bisa mencampurkan beberapa tetes Tamanu Acne Defense Serum ke dalam foundation cair sebelum dioleskan ke wajah agar kulit tetap terawat saat berdandan.

  4. Teruji Klinis Kurangi Jerawat Meradang 81% dalam 14 Hari: Tamanu Acne Defense Serum mencatat penurunan tampilan pori hingga 86,8%, serta 97% penggunanya setuju jerawat baru lebih terkontrol. Sementara itu, Tamanu Rapid Acne Spot Treatment ampuh meredakan kemerahan dan menekan minyak berlebih.

  5. Inovasi Dunia Skincare dari Kekayaan Alam Indonesia: Tamanu membuktikan bahwa kekayaan alam Nusantara bisa diubah menjadi teknologi skincare paten yang murni berbasis riset ilmiah.